PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah ancaman kabut asap ditunjukkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Prabumulih melalui aksi pembagian masker gratis.
Kegiatan sosial yang digelar Minggu (18/10/2026) tersebut menyasar warga dan pengguna jalan di Simpang Tugu Patung Kuda, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.
Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan, bersama Ketua DWP Kota Prabumulih, Hj Windriana Elman, turun langsung membagikan masker kepada masyarakat yang melintas.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap dampak buruk asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
BACA JUGA:Gerebek Dua Lokasi di Prabumulih, Polres dan BNNK Amankan 7 Orang serta Sejumlah Barang Bukti
BACA JUGA:FIFGROUP Buka Lowongan Kerja di Palembang, Ada Posisi Verifier hingga Finatra Sales Representatif
Di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk, pembagian masker tersebut diharapkan membantu masyarakat meningkatkan perlindungan diri, terutama bagi mereka yang terpaksa beraktivitas di luar rumah.
Hj Linda Apriana Arlan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla.
Menurutnya, upaya melindungi kesehatan perlu dilakukan secara bersama-sama. Masyarakat juga diharapkan tidak meremehkan kondisi udara yang tercemar, terutama ketika harus beraktivitas di ruang terbuka.
“Ini upaya kita membantu masyarakat mengurangi gangguan kesehatan akibat paparan asap dampak karhutla,” ungkap Linda.
BACA JUGA:Sasar Pahlawan Keluarga, 200 Porsi Sarapan Gratis IPEMI–PPJI Prabumulih Ludes Sekejap
BACA JUGA:Wali Kota Arlan Turun ke Lintasan, 66 Offroader Bersaing di Talang Jimar
Ia berharap masker yang dibagikan dapat digunakan sebagaimana mestinya untuk membantu mengurangi paparan asap selama masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Linda juga mengingatkan bahwa menjaga kesehatan di tengah kabut asap tidak cukup hanya mengandalkan bantuan yang diberikan. Kesadaran masyarakat untuk membatasi paparan asap dan menerapkan langkah pencegahan turut berperan penting dalam menjaga kondisi tubuh.
Karena itu, warga diimbau mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Bagi masyarakat yang tetap harus keluar rumah, penggunaan pelindung pernapasan serta perhatian terhadap kondisi kesehatan menjadi hal yang perlu diperhatikan.