Sistem operasi tersebut dilengkapi sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan, termasuk fitur pengeditan gambar, Google Gemini, dan Circle to Search with Google. Ketersediaan sejumlah fungsi AI dapat bergantung pada wilayah, bahasa, aplikasi, serta pembaruan perangkat lunak.
BACA JUGA:Redmi K100 Dikabarkan Bawa Baterai 10.000 mAh dan Snapdragon 8 Elite
BACA JUGA:Xiaomi Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai 10.000 mAh, Layar OLED Tajam dan RAM 12GB
Pada sektor fotografi, REDMI Note 17 Pro Max 5G dibekali kamera utama 50 MP yang dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS).
Teknologi OIS membantu mengurangi efek guncangan ketika mengambil foto atau merekam video sehingga berpotensi menghasilkan gambar yang lebih stabil dalam kondisi tertentu.
Kamera utama tersebut dipadukan dengan kamera ultrawide 8 MP untuk membantu pengguna mengambil gambar dengan sudut pandang lebih luas.
Sementara itu, kamera depan memiliki resolusi 32 MP yang dapat dimanfaatkan untuk swafoto, panggilan video, maupun pembuatan konten.
Untuk perekaman video, kamera belakang dan kamera depan mendukung resolusi hingga 4K pada 30 frame per detik.
Xiaomi turut menghadirkan sejumlah fitur pengolahan gambar berbasis AI, seperti AI Erase Pro, AI Glare Removal, AI Beautify, dan AI Image Enhancement.
BACA JUGA:Poco C81 Pro vs Redmi 15C, Duel HP Rp1 Jutaan dengan Fitur Menggiurkan
BACA JUGA:Redmi Note 17 Pro Max 5G Usung Baterai 9.210 mAh dan Fast Charging 100W
Fitur-fitur tersebut dirancang untuk membantu pengguna mengedit foto dan meningkatkan tampilan gambar langsung melalui perangkat.
Selain baterai dan kamera, aspek ketahanan juga menjadi salah satu perhatian Xiaomi pada REDMI Note 17 Pro Max 5G.
Perangkat ini memiliki sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K untuk perlindungan terhadap debu serta air berdasarkan kondisi pengujian tertentu.
Xiaomi juga menyebut perangkat tersebut telah melewati pengujian ketahanan terhadap air hingga kedalaman dua meter selama 72 jam dalam kondisi laboratorium yang ditentukan.
Meski memiliki sertifikasi tersebut, pengguna tetap perlu memperhatikan batas perlindungan perangkat.