Pengguna masih dapat menambah ruang penyimpanan melalui kartu microSD dengan kapasitas maksimal 32 GB.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah baterainya. Nokia 123 Shield dibekali baterai berkapasitas 1.750 mAh dengan desain yang bisa dilepas dan diganti.
BACA JUGA:Nokia N91, Ponsel Musik Legendaris yang Masih Menarik Diburu Kolektor pada 2026
BACA JUGA:Nokia 300 Charge Hadir dengan Baterai 3.700 mAh, Bisa Jadi Power Bank
Menurut klaim HMD, baterai tersebut mampu menyediakan waktu bicara hingga 27,9 jam. Dalam kondisi siaga, daya perangkat diklaim dapat bertahan sampai 19 hari setelah pengisian penuh.
Fitur pendukung lainnya meliputi radio FM yang dapat dioperasikan tanpa harus menggunakan headset berkabel.
Nokia 123 Shield juga memiliki senter internal dengan tingkat pencahayaan yang diklaim lebih terang dibandingkan Nokia 110 generasi sebelumnya.
Untuk konektivitas, ponsel ini masih mengandalkan jaringan GSM 2G pada frekuensi 900 dan 1800 MHz. Perangkat tersebut menyediakan konfigurasi Dual Mini SIM.
HMD menyebut Nokia 123 Shield telah dioptimalkan untuk menjaga kestabilan sinyal ketika digunakan melakukan panggilan suara.
Namun, dukungan jaringan 2G perlu menjadi pertimbangan calon pembeli karena sejumlah negara mulai menghentikan operasional jaringan tersebut.
Dengan bobot sekitar 108 gram, Nokia 123 Shield hadir dalam dua pilihan warna, yakni hijau dan ungu.
Kehadiran perangkat ini memperlihatkan bahwa ponsel fitur masih memiliki pasar tersendiri, khususnya bagi konsumen yang mengutamakan komunikasi, daya tahan baterai, serta kemudahan penggunaan dibandingkan kelengkapan fitur smartphone modern.