Meski mempunyai sejumlah keunggulan, Yamaha Vega Force tetap memiliki kekurangan. Salah satunya adalah kapasitas mesin yang hanya 114 cc.
Bagi pengguna yang menginginkan akselerasi lebih kuat atau sering membawa beban berat, performanya mungkin terasa terbatas dibandingkan motor dengan kapasitas mesin lebih besar.
Kekurangan berikutnya terdapat pada sistem pengereman belakang yang masih menggunakan tromol.
Walaupun rem depan sudah memakai cakram, sebagian pengguna mungkin menginginkan rem cakram pada kedua roda.
Pengendara juga perlu memeriksa kondisi kampas rem dan melakukan penyetelan secara berkala.
Kapasitas tangki bahan bakar sebesar 4 liter juga tidak terlalu besar.
Pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh perlu memperhatikan sisa bahan bakar agar tidak kehabisan di tengah perjalanan.
Vega Force masih mengusung perlengkapan sederhana.
Motor ini belum menawarkan panel instrumen digital penuh, ABS, maupun fitur konektivitas smartphone.
Bagi konsumen yang mengutamakan teknologi modern, kelengkapan tersebut mungkin terasa terbatas.
Desainnya juga lebih mengutamakan fungsi dibandingkan tampilan premium.
Hal tersebut bukan masalah bagi pengguna yang mencari motor praktis, tetapi mungkin kurang menarik bagi konsumen yang menyukai desain motor bebek sport dengan bodi lebih agresif.
Yamaha Vega Force memiliki kelebihan berupa mesin injeksi yang efisien, bobot ringan, perawatan mesin yang relatif sederhana, dan bagasi praktis.
Kekurangannya terdapat pada kapasitas mesin, rem belakang tromol, tangki bahan bakar, serta fitur modern yang terbatas.
Motor ini masih layak dipertimbangkan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan sederhana untuk aktivitas sehari hari.