iPhone 18 Pro vs iPhone 17 Pro: Apa Saja Perbedaannya dan Apakah Layak Dibeli dengan Harga Lebih Mahal?

Rabu 04-11-2026,10:30 WIB
Reporter : Erna
Editor : Rosdiana

Pembaruan berikutnya terdapat pada sektor dapur pacu.

iPhone 18 Pro menggunakan chipset A20 Pro dengan teknologi fabrikasi 2 nm. Sementara generasi sebelumnya masih mengandalkan A19 Pro yang dibuat melalui proses 3 nm.

Kedua perangkat sama-sama memiliki RAM 12 GB. Namun, arsitektur chipset terbaru membawa peningkatan pada kemampuan pemrosesan dan grafis.

A20 Pro mengusung CPU enam inti yang dipadukan dengan GPU tujuh inti. Apple mengklaim kemampuan grafisnya dapat mencapai peningkatan performa hingga 40 persen dibandingkan generasi terdahulu.

Selain itu, bandwidth memori juga mengalami peningkatan sekitar 50 persen.

BACA JUGA:Oppo Hadirkan Fitur Berbagi File ala AirDrop, Pengguna Android Kini Bisa Kirim File ke iPhone Lebih Mudah

BACA JUGA:iPhone 18 Pro Dirumorkan Usung Kamera Selfie 24MP, Dynamic Island Makin Kecil

Untuk kebutuhan kecerdasan buatan, A20 Pro dilengkapi dua Neural Engine dengan masing-masing 16 inti.

Konfigurasi ini dirancang untuk memperbesar kemampuan pemrosesan AI secara langsung melalui perangkat, termasuk mendukung pengembangan fitur Siri AI.

Peningkatan tidak berhenti pada chipset. Apple juga memperbarui mekanisme pendinginan agar perangkat mampu mempertahankan performa ketika digunakan menjalankan aplikasi berat.

Jika iPhone 17 Pro mengandalkan sistem vapor chamber konvensional, iPhone 18 Pro menggunakan rancangan pendingin baru yang terhubung langsung dengan chipset.

Area permukaan sistem pendingin tersebut diklaim tiga kali lebih luas. Apple menyebut pembaruan ini dapat meningkatkan kemampuan mempertahankan performa hingga 40 persen.

BACA JUGA:Xiaomi 18 vs iPhone 16 Pro, Mirip atau Kebetulan?

BACA JUGA:iPhone Lipat Apple Segera Hadir? Intip Bocoran Layar Seukuran iPad Mini

Manfaatnya akan lebih terasa ketika ponsel digunakan untuk bermain game dengan grafis tinggi, mengolah video 4K, maupun menjalankan pemrosesan AI dalam waktu lama.

Dengan pengelolaan suhu yang lebih baik, risiko penurunan performa akibat panas berlebih atau thermal throttling juga dapat ditekan.

Kategori :