Baja Ringan vs Kayu untuk Rangka Atap, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Baja Ringan vs Kayu untuk Rangka Atap, Ini Kelebihan dan Kekurangannya--Foto: Prabupos
Lebih tahan terhadap kondisi lembap.
Bersifat sebagai penghantar listrik. Oleh karena itu, instalasi kabel harus dipasang dengan hati-hati dan tidak boleh ada kabel terbuka yang bersentuhan langsung dengan rangka.
BACA JUGA:Atap Datar vs Atap Miring: Kelebihan dan Kekurangannya
BACA JUGA:10 Jenis Atap Kanopi Baja Ringan Minimalis yang Masih Populer hingga 2026
Tidak menghantarkan listrik maupun panas karena kayu merupakan bahan isolator, sehingga lebih aman dari sisi kelistrikan.
Kekurangan:
Berisiko mengalami pelapukan serta serangan rayap jika tidak diberi perlindungan khusus.
Proses pengerjaannya cenderung lebih lama karena kayu berasal dari alam dan memerlukan tahapan pengolahan sebelum digunakan.
Kisaran Harga
Dari segi biaya, harga pemasangan rangka atap baja ringan dan kayu tidak memiliki perbedaan yang signifikan.
Berdasarkan keterangan dari pihak kontraktor yang sama, kisarannya berada di angka Rp150.000 hingga Rp200.000 per meter persegi.
BACA JUGA:Mewah tapi Minimalis: Inspirasi Desain Rumah dengan Dinding Kaca
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


