disway

Genteng Beton vs Jenis Lain: Mana yang Lebih Unggul?

Genteng Beton vs Jenis Lain: Mana yang Lebih Unggul?

Genteng Beton vs Jenis Lain: Mana yang Lebih Unggul?--Foto: Prabupos

Proses produksi genteng beton tidak melalui tahap pembakaran, sehingga bentuk dan ukurannya lebih konsisten.

Keseragaman ini mempermudah proses pemasangan serta membuat sambungan antar-genteng lebih rapat, sehingga potensi kebocoran dapat diminimalkan.

BACA JUGA:Baja Ringan vs Besi Hollow: Panduan Memilih Kanopi yang Tepat

BACA JUGA:Pilihan Atap Rumah Estetik: Minimalis, Mewah, hingga Tropis

6. Alternatif harga yang kompetitif

Dari segi biaya, harga genteng beton memang sedikit lebih tinggi dibandingkan genteng tanah liat.

Namun, jika dibandingkan dengan genteng keramik, harganya relatif lebih terjangkau. Karena itu, genteng beton dapat menjadi pilihan alternatif yang ekonomis dengan kualitas yang tetap baik.

Kekurangan Genteng Beton

1. Bobot cukup berat

Salah satu kelemahan utama genteng beton adalah beratnya yang bisa mencapai sekitar 60 kg per meter persegi.

Oleh karena itu, rangka atap harus dirancang dengan struktur yang kuat agar mampu menopang beban tersebut secara aman.

BACA JUGA:Desain Pagar Rumah Minimalis: Sederhana, Elegan, dan Bikin Tetangga Melirik.

BACA JUGA:Pilihan Atap Rumah Estetik: Minimalis, Mewah, hingga Tropis

2. Perlu perawatan berkala

Meskipun terkenal tahan lama, genteng beton tetap memerlukan perawatan. Biasanya diperlukan pelapisan khusus atau pemberian emulsi secara berkala untuk menjaga kualitas, warna, dan ketahanannya dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: