Jelang Lebaran, Polres Prabumulih Ingatkan Warga Waspada Copet dan Curanmor

Jelang Lebaran, Polres Prabumulih Ingatkan Warga Waspada Copet dan Curanmor

Jelang Lebaran, Polres Prabumulih Ingatkan Warga Waspada Copet dan Curanmor--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, aktivitas masyarakat di berbagai pusat perbelanjaan di Kota Prabumulih mulai mengalami peningkatan. Warga tampak memadati pasar tradisional hingga pusat perbelanjaan modern untuk membeli berbagai kebutuhan Lebaran.

Melihat meningkatnya keramaian tersebut, Polres Prabumulih mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya tindak kriminal yang sering muncul di tengah kerumunan.

Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi melalui Kasi Humas AKP Bratanata SH menyampaikan bahwa tingginya aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri kerap dimanfaatkan oleh oknum pelaku kejahatan.

Menurut Bratanata, kondisi pusat perbelanjaan yang ramai seperti pasar dan mall sering menjadi sasaran pelaku untuk menjalankan aksi kriminal, seperti pencopetan maupun kejahatan lainnya.

BACA JUGA:Lima KWT di Prabumulih Utara Tetap Aktif, Dukung Ketahanan Pangan Keluarga

BACA JUGA:Main Game Dapat Uang? Ini 9 Aplikasi Terbukti Membayar ke DANA

Ia menjelaskan, terdapat beberapa jenis kejahatan yang patut diwaspadai masyarakat saat berbelanja menjelang Lebaran. Di antaranya pencopetan, penipuan dengan modus hipnotis atau gendam, serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Bratanata menuturkan bahwa aksi pencopetan dapat terjadi kapan saja, terutama di tempat yang dipadati pengunjung. Karena itu masyarakat diminta untuk tetap waspada dan tidak lengah saat berada di keramaian.

Sebagai langkah pencegahan, Polres Prabumulih juga memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat. Salah satunya adalah menghindari penggunaan perhiasan mencolok ketika berada di tempat umum yang ramai.

Selain itu, warga disarankan untuk menyimpan barang berharga dengan baik dan tidak memperlihatkannya secara terbuka di tempat umum agar tidak menarik perhatian pelaku kejahatan.

BACA JUGA:Safari Ramadhan di Tanjung Rambang, Wali Kota Arlan Paparkan Capaian Pembangunan Prabumulih

BACA JUGA:Lonjakan Pesanan Kue Lebaran, Nova Cake Andalkan Nanas Lokal Prabumulih

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap modus hipnotis atau gendam yang biasanya diawali dengan percakapan oleh orang yang tidak dikenal.

Untuk menghindari modus tersebut, masyarakat diminta tidak mudah percaya kepada orang asing yang tiba-tiba mengajak berbicara, terlebih jika pembicaraan terasa mencurigakan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: