Polres Prabumulih Perkuat Pengamanan Jelang Arus Mudik dan Idul Fitri 1447 H
Polres Prabumulih Perkuat Pengamanan Jelang Arus Mudik dan Idul Fitri 1447 H--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Menjelang musim mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, pihak kepolisian diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan yang mungkin terjadi selama pengamanan Lebaran.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Supervisi Stamaops Kepolisian Negara Republik Indonesia, Brigjen Pol Saptono Erlangga, saat melakukan pengawasan Operasi Ketupat Musi 2026 di Aula Polres Prabumulih, Sabtu (14/3/2026).
Dalam arahannya, Saptono menekankan bahwa lonjakan mobilitas masyarakat menjelang dan usai Lebaran dapat menimbulkan beragam gangguan keamanan dan ketertiban. Oleh sebab itu, aparat di lapangan perlu melakukan antisipasi sejak dini.
“Puncak arus mudik diperkirakan berlangsung dalam dua tahap, yaitu pada 14–15 Maret 2026 dan gelombang kedua pada 18–19 Maret 2026. Karena itu, perhatian harus difokuskan pada jalur tol, jalan arteri, transportasi umum, hingga kawasan wisata,” ujar Saptono.
BACA JUGA:Truk Masih Dominasi Jalintim, Pemudik Tetap Terjebak Macet Palembang–Betung
BACA JUGA:Kapolres Prabumulih Pastikan Pos Pengamanan Siap Sambut Arus Mudik Lebaran
Selain potensi kemacetan, Saptono juga mengingatkan agar personel kepolisian mewaspadai ancaman lain, seperti terorisme, kejahatan konvensional, hingga kemungkinan bencana alam atau cuaca ekstrem yang bisa mengganggu kelancaran arus mudik maupun balik.
Ia menekankan pentingnya kesiapan administrasi operasi, mulai dari laporan analisis situasi, evaluasi kegiatan, hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat. Optimalisasi intelijen juga menjadi faktor kunci untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
Saptono menambahkan, seluruh jajaran harus memaksimalkan pelaporan digital melalui aplikasi yang tersedia, seperti EWS, DORS, dan SOT, agar perkembangan situasi di lapangan bisa dipantau secara cepat dan akurat.
Tim supervisi juga menyoroti penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi kepada masyarakat, terutama terkait informasi kondisi lalu lintas, jalur alternatif, serta imbauan keselamatan bagi pemudik. Masyarakat pun diimbau memanfaatkan layanan Call Center 110 bila membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.
Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, menyatakan pihaknya bersama jajaran Polda Sumatera Selatan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna memastikan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri berlangsung aman dan lancar.
Polres Prabumulih telah menyiapkan tiga Pos Pengamanan dan satu Pos Pelayanan di titik-titik strategis di wilayah kota. “Pos-pos ini berfungsi untuk memastikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri,” jelas Kapolres.
Dengan adanya supervisi dari Mabes Polri dan kesiapan personel di lapangan, diharapkan pengamanan arus mudik dan balik di Kota Prabumulih berjalan aman, tertib, dan kondusif.
“Kami berharap masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan nyaman dan aman,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
