Utang RSUD Prabumulih Turun Rp11 Miliar, Wako Arlan Targetkan Lunas pada 2027
Utang RSUD Prabumulih Turun Rp11 Miliar, Wako Arlan Targetkan Lunas pada 2027--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Kondisi keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prabumulih menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih mencatat penurunan beban utang rumah sakit sekitar Rp11 miliar dalam satu setengah tahun terakhir sebagai hasil dari upaya pembenahan tata kelola keuangan.
Sebelumnya, total kewajiban RSUD Prabumulih berada di kisaran Rp31 miliar. Kini jumlah tersebut menyusut menjadi sekitar Rp21 miliar, termasuk kewajiban operasional yang masih berjalan.
Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, mengungkapkan capaian tersebut usai memimpin rapat koordinasi bulanan bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (6/7/2026).
"Selama satu setengah tahun Cak memimpin, utang RSUD kini tinggal sekitar dua puluh miliaran rupiah. Jumlah itu sudah termasuk utang yang masih berjalan. Sementara utang lama yang tidak berjalan diperkirakan tersisa sekitar Rp14 hingga Rp15 miliar," ujarnya.
BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Siapkan Absensi ASN Lewat Android, Fingerprint Segera Ditinggalkan
BACA JUGA:BPS Prabumulih Jemput Bola, Pedagang Pasar Subuh Jadi Sasaran Sensus Ekonomi 2026
Menurut Arlan, berkurangnya nilai utang menjadi bukti bahwa langkah pembenahan yang dilakukan pemerintah bersama manajemen RSUD mulai memberikan hasil nyata. Meski demikian, pihaknya menegaskan proses penyehatan keuangan rumah sakit masih akan terus dilanjutkan.
Pemkot Prabumulih berkomitmen menjadikan penyelesaian utang sebagai salah satu prioritas agar kondisi keuangan rumah sakit semakin sehat sekaligus mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Salah satu strategi yang diterapkan adalah melakukan efisiensi anggaran di berbagai sektor. Namun, Arlan memastikan kebijakan tersebut tidak akan berdampak pada kualitas pelayanan maupun hak para pegawai.
"Efisiensi ini bukan berarti pemerintah mengurangi pelayanan atau enggan menganggarkan dana. Langkah ini dilakukan agar kondisi keuangan rumah sakit menjadi lebih kuat dan berkelanjutan," tegasnya.
BACA JUGA:Daftar Siswa SMAN 1 Prabumulih yang Lolos OSN-P 2026, Raih Juara di Berbagai Bidang
BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Tingkatkan Kompetensi Pembina Pramuka Lewat KMD Angkatan IX
Ia menilai pengelolaan anggaran yang lebih efektif akan mempercepat proses pelunasan kewajiban tanpa mengganggu pelayanan kepada pasien.
Pemkot pun menargetkan seluruh utang RSUD Prabumulih dapat diselesaikan paling lambat pada 2027. Setelah seluruh kewajiban lunas, pemerintah berencana mengalokasikan anggaran lebih besar untuk pengembangan rumah sakit.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
