Kisah Inspiratif Twins SDN 39 Prabumulih, Wajah Sama, Prestasi Berbeda

Kisah Inspiratif Twins SDN 39 Prabumulih, Wajah Sama, Prestasi Berbeda

Kisah Inspiratif Twins SDN 39 Prabumulih, Wajah Sama, Prestasi Berbeda--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Sekilas, Anindita Najwa Salsabila dan Anindiya Syakira Pramusita tampak nyaris tak memiliki perbedaan. Sejak kecil keduanya terbiasa mengenakan pakaian serupa, membawa perlengkapan sekolah yang sama, hingga tumbuh bersama di lingkungan yang tak pernah memisahkan mereka.

Namun, di balik wajah yang hampir identik, keduanya memiliki minat dan kemampuan yang berbeda. Perbedaan itulah yang justru mengantarkan si kembar menjadi kebanggaan SD Negeri 39 Prabumulih melalui prestasi di bidang masing-masing.

Anindita, yang lahir lebih dahulu beberapa menit, memilih mengembangkan kemampuannya di bidang Latihan Teknik Baris Berbaris (LTBB). Berkat disiplin dan latihan yang konsisten, ia berhasil meraih sejumlah gelar juara pada berbagai kompetisi LTBB tingkat sekolah dasar. Prestasi tersebut juga membawanya terpilih sebagai Polisi Cilik (Pocil) Tahun 2026.

Sementara itu, sang adik, Anindiya, menunjukkan bakat luar biasa pada cabang senam lantai.

Ketekunannya berlatih membuahkan hasil dengan dua kali meraih Juara I tingkat Kota Prabumulih. Bahkan selama dua tahun berturut-turut, ia dipercaya menjadi wakil Kota Prabumulih pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

BACA JUGA:Daftar Siswa SMAN 1 Prabumulih yang Lolos OSN-P 2026, Raih Juara di Berbagai Bidang

BACA JUGA:Daftar Lengkap 39 Kepala Sekolah TK, SD, dan SMP Negeri yang Dilantik Wali Kota Prabumulih Januari 2026

Pembina olahraga SD Negeri 39 Prabumulih, Dede Suhendra, mengatakan kemampuan keduanya mulai terlihat sejak masih duduk di bangku kelas III. Saat itu, mereka aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler, terutama LTBB dan senam lantai.

Menurut Dede, setelah sekitar enam bulan pembinaan, terlihat jelas bahwa Anindita lebih menonjol dalam LTBB, sedangkan Anindiya memiliki potensi besar di senam lantai.

Meski demikian, pihak sekolah tidak langsung mengarahkan keduanya pada bidang yang berbeda. Mereka sengaja memberikan kesempatan agar masing-masing dapat menemukan minat dan potensi terbaik secara alami.

Langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi psikologis keduanya yang sejak kecil hampir selalu melakukan segala sesuatu bersama.

BACA JUGA:Daftar Lengkap 39 Kepala Sekolah TK, SD, dan SMP Negeri yang Dilantik Wali Kota Prabumulih Januari 2026

BACA JUGA:Kemendikdasmen Terbitkan Surat Edaran, Pelajar Dilarang Ikut Aksi Demonstrasi

"Sejak kecil mereka nyaris tidak pernah terpisah. Karena itu kami tidak ingin terburu-buru memisahkan mereka. Kami memilih meningkatkan intensitas latihan hingga akhirnya mereka sendiri menyadari bidang yang paling sesuai dengan kemampuan masing-masing," jelas Dede.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait