Warga Sungai Medang Digegerkan Penemuan Jenazah Pria Mengapung di Galian Pertamina

Warga Sungai Medang Digegerkan Penemuan Jenazah Pria Mengapung di Galian Pertamina

Warga Sungai Medang Digegerkan Penemuan Jenazah Pria Mengapung di Galian Pertamina--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Suasana di Kelurahan Sungai Medang, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, mendadak heboh setelah warga menemukan sesosok jenazah pria mengapung di kawasan galian Pertamina Si Hombing, tepatnya di dekat kebun karet milik Mat Arsad, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 13.10 WIB.

Korban diketahui berinisial MY (63), seorang petani yang berdomisili di Kelurahan Sungai Medang. Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian yang langsung menurunkan personel Polsek Cambai bersama Tim INAFIS Satreskrim Polres Prabumulih ke lokasi kejadian.

Kapolsek Cambai, IPTU Heffi Juliansyah, SH, menjelaskan bahwa jenazah pertama kali ditemukan oleh dua warga, Amir bin Suryani dan Musleh bin Nurdin, ketika keduanya sedang menjala ikan di lokasi tersebut.

Awalnya, kedua saksi mengira benda yang mengapung di permukaan air hanyalah sebuah boneka. Namun setelah didekati, mereka menyadari bahwa benda tersebut merupakan tubuh seorang pria yang sudah meninggal dunia.

BACA JUGA:Utang RSUD Prabumulih Turun Rp11 Miliar, Wako Arlan Targetkan Lunas pada 2027

BACA JUGA:Kontingen O2SN Prabumulih Resmi Dilepas, Siap Berburu Juara di Tingkat Sumsel

Setelah memastikan temuan tersebut, kedua saksi segera menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Medang serta perangkat kelurahan. Informasi itu kemudian diteruskan ke Polsek Cambai untuk ditindaklanjuti.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengungkapkan bahwa sehari sebelumnya pihak keluarga telah melaporkan korban hilang karena tidak pulang ke rumah sejak Minggu (5/7/2026) sore. Laporan orang hilang tersebut kemudian dikaitkan dengan penemuan jenazah di lokasi galian.

 

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Kota Prabumulih guna menjalani pemeriksaan medis.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui telah lama menderita penyakit asam urat. Selain itu, keluarga juga menyampaikan bahwa korban pernah melakukan percobaan bunuh diri di lokasi yang sama, namun saat itu berhasil diselamatkan oleh anaknya.

Meski demikian, Kapolsek menegaskan bahwa informasi tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan dan belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab kematian korban.

BACA JUGA:BPS Prabumulih Perkuat Koordinasi Jelang Sensus Ekonomi 2026

BACA JUGA:30 Pelajar Terpilih Jadi Paskibraka Kota Prabumulih 2026, Cek Daftar Nama dan Asal Sekolah

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait