Forkopimda Prabumulih Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, Wako H Arlan: Semua Pihak Harus Bergerak Bersama
Forkopimda Prabumulih Perkuat Sinergi Berantas Narkoba, Wako H Arlan: Semua Pihak Harus Bergerak Bersama--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Pemerintah Kota Prabumulih kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Lantai I Kantor Pemerintah Kota Prabumulih, Rabu (29/7/2026).
Rapat yang diprakarsai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Prabumulih ini mengusung tema "Membangun Komitmen Bersama dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Menuju Indonesia Emas 2045." Kegiatan tersebut menjadi forum untuk memperkuat koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman narkoba yang dinilai semakin kompleks.
Wali Kota Prabumulih H. Arlan yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa persoalan narkotika tidak dapat ditangani oleh aparat penegak hukum semata. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar upaya pemberantasan narkoba berjalan lebih efektif.
BACA JUGA:Jembatan Musi V Kantongi Sertifikat Laik Fungsi, Tol Palembang–Betung Siap Beroperasi Akhir 2026
BACA JUGA:Kinerja Pengelolaan Anggaran Diapresiasi, Polres Prabumulih Sabet Peringkat III PPK Terbaik
"Pencegahan dan pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga terkait, dunia pendidikan, hingga masyarakat harus bersatu dalam satu komitmen untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa," ujar H. Arlan.
Ia menambahkan, sinergi antarlembaga menjadi faktor penting untuk mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkoba. Selain penindakan hukum, langkah-langkah pencegahan melalui edukasi, sosialisasi, rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan, serta pemberdayaan masyarakat juga harus terus diperkuat.
Menurut H. Arlan, koordinasi yang terjalin dengan baik diharapkan mampu menyatukan seluruh program pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, dan edukasi sehingga pelaksanaannya berjalan lebih terpadu. Dengan demikian, Kota Prabumulih dapat menjadi daerah yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, S.Kom., M.M., Ketua DPRD Kota Prabumulih H. Deni Victoria, S.H., M.Si., Kajari Prabumulih Asvera Prima Dona, S.H., M.H., Dandim 0404 Muara Enim Letkol Kav. Sahid Wina Giri, S.Hub., M.M., Ketua Pengadilan Negeri Prabumulih Sugiri Wiryan Dono, S.H., M.Hum., Kapolres Prabumulih yang diwakili Kasat Resnarkoba AKP Muhammad Arafah, Panitera Pengadilan Agama Prabumulih H. Taufik Saleh, S.H.I., M.H., Pabung Prabumulih Mayor Arm. Broto Santoso, Danramil Prabumulih Kapten Czi Garfeni, serta Komandan KISE Yon Zipur 2/Samara Grawira Kapten Yeri.
BACA JUGA:Kinerja Pengelolaan Anggaran Diapresiasi, Polres Prabumulih Sabet Peringkat III PPK Terbaik
BACA JUGA:Sekda Prabumulih Ingatkan ASN, Disiplin dan Pelayanan Prima Kunci Jaga Kepercayaan Masyarakat
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kota Prabumulih berharap terbangun strategi yang semakin efektif, terarah, dan berkelanjutan dalam menekan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Kolaborasi seluruh unsur Forkopimda diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman sekaligus melindungi generasi muda Prabumulih dari bahaya narkoba.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
