Disnaker Prabumulih Bergerak Cepat, Pekerja Viral di Morowali Akhirnya Dipulangkan

Disnaker Prabumulih Bergerak Cepat, Pekerja Viral di Morowali Akhirnya Dipulangkan

Disnaker Prabumulih Bergerak Cepat, Pekerja Viral di Morowali Akhirnya Dipulangkan--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Prabumulih bergerak cepat menindaklanjuti laporan terkait seorang pekerja asal Prabumulih, Subrata Maulana, yang viral di media sosial setelah menyampaikan keinginannya untuk pulang dari tempat kerjanya di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Dalam video yang beredar, Subrata mengaku merasa tidak tenang selama bekerja. Ia mengungkapkan adanya rasa takut dan kekhawatiran yang membuatnya merasa keselamatannya terancam sehingga ingin segera kembali ke kampung halaman.

Menanggapi hal tersebut, Disnaker Kota Prabumulih segera berkoordinasi dengan Disnaker Kabupaten Morowali serta Disnaker Provinsi Sulawesi Tengah guna memastikan kondisi Subrata sekaligus mencari solusi terbaik.

Kepala Disnaker Kota Prabumulih, H. Sanjay Yunus, menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan atas arahan Wali Kota Prabumulih agar persoalan pekerja asal daerah dapat segera ditangani melalui koordinasi lintas wilayah.

BACA JUGA:Update Harga BBM Pertamina Agustus 2026: Pertamax Turun, Pertalite Tetap, Cek Rinciannya untuk Wilayah Sumsel

BACA JUGA:Pertamina Drilling Tebar 1.000 Paket Sembako Bersubsidi, Warga Cukup Bayar Rp30 Ribu

Menurutnya, respons dari Disnaker Morowali berlangsung cepat. Pengawas ketenagakerjaan langsung berkomunikasi dengan manajemen PT Falcon, perusahaan tempat Subrata bekerja, hingga akhirnya disepakati bahwa yang bersangkutan dipulangkan ke Prabumulih pada Senin demi menjaga keamanan dan kondisi psikologisnya.

"Pengawas ketenagakerjaan segera berkoordinasi dengan pihak perusahaan. Bahkan Direktur Utama PT Falcon ikut menangani persoalan ini. Hasil pembahasan bersama memutuskan Subrata dipulangkan ke Prabumulih," kata Sanjay.

Ia menambahkan, seluruh biaya perjalanan pulang ditanggung sepenuhnya oleh PT Falcon sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap karyawannya. Sikap tersebut dinilai mencerminkan komitmen perusahaan dalam menyelesaikan persoalan dengan mengedepankan sisi kemanusiaan.

Selain fokus pada kepulangan Subrata, Disnaker juga melakukan pendataan terhadap pekerja asal Prabumulih lainnya yang bekerja di PT Falcon. Berdasarkan hasil koordinasi, terdapat lima pekerja asal Prabumulih di perusahaan tersebut dan hanya Subrata yang dilaporkan mengalami gangguan psikologis berupa rasa takut serta kecemasan.

BACA JUGA:BMKG: Prabumulih Didominasi Cuaca Cerah, Warga Diminta Waspada Panas Terik

BACA JUGA:Wali Kota Prabumulih Apresiasi Prestasi Siswa SMAN 3, Dorong Raih Prestasi Internasional

"Rekan-rekan kerjanya tidak mengalami kondisi serupa. Karena itu kami melihat persoalan ini secara objektif. Bisa jadi yang bersangkutan masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja," ujarnya.

Disnaker juga memperoleh informasi bahwa sebelum videonya viral, Subrata sempat menghubungi istrinya dan mengaku merasa ada seseorang yang mengikuti serta mengancam dirinya. Bahkan, menurut keterangan rekan kerja, ia pernah tidur sambil memegang sepotong balok kayu karena merasa ketakutan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait