Empat Posko Karhutla Disiagakan 24 Jam, Pemkot Prabumulih Perkuat Antisipasi Kebakaran Lahan

Empat Posko Karhutla Disiagakan 24 Jam, Pemkot Prabumulih Perkuat Antisipasi Kebakaran Lahan

Empat Posko Karhutla Disiagakan 24 Jam, Pemkot Prabumulih Perkuat Antisipasi Kebakaran Lahan--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Pemerintah Kota Prabumulih meningkatkan langkah antisipasi terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring berlangsungnya musim kemarau yang diperkirakan dipengaruhi fenomena El Nino.

Sebagai upaya kesiapsiagaan, empat Posko Karhutla telah diaktifkan di sejumlah lokasi strategis. Posko tersebut disiapkan sebagai pusat koordinasi untuk pencegahan, pemantauan, hingga penanganan cepat apabila terjadi kebakaran.

Pada Selasa (4/8), Wali Kota Prabumulih H. Arlan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung ke seluruh posko. Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan personel, peralatan, serta sarana pendukung yang akan digunakan selama musim kemarau.

Adapun empat posko yang ditinjau berada di kawasan Taman Murni, Delinom, Prabumulih Barat, dan Prabumulih Selatan. Seluruh posko tersebut akan beroperasi penuh selama 24 jam untuk memantau potensi munculnya titik api.

BACA JUGA:RS AR Bunda Prabumulih Buka Lowongan Dokter Verifikator Internal, Pendaftaran Dibuka hingga 7 Agustus 2026

BACA JUGA:Drumband SMAN 6 Prabumulih Raih Piala Bergilir Kemenpora, Tampil Memukau di Apel Bulanan Pemkot

Wali Kota H. Arlan mengatakan hasil peninjauan menunjukkan seluruh posko dalam kondisi siap menjalankan tugas. Menurutnya, kesiapan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan instansi terkait dalam mengurangi risiko kebakaran akibat cuaca kering.

"Kami memastikan secara langsung seluruh posko siap beroperasi. Baik personel, perlengkapan maupun fasilitas pendukung telah tersedia sehingga dapat segera digunakan apabila dibutuhkan," ujar H. Arlan.

Ia menambahkan, petugas akan terus melakukan pemantauan secara intensif agar titik api yang muncul dapat segera ditangani sebelum meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Selain fokus pada pencegahan karhutla, Pemerintah Kota Prabumulih juga berupaya meminimalkan dampak musim kemarau terhadap masyarakat. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang mulai mengalami kekurangan pasokan akibat menurunnya curah hujan.

BACA JUGA:Kemenag Prabumulih Perkuat Tata Kelola Madrasah Lewat Sosialisasi EMIS 4.0

BACA JUGA:Prakiraan Cuaca BMKG di Prabumulih, 1 Agustus 2026 Cerah Berawan Sejak Pagi, Suhu Capai 32 Derajat Celcius

"Penyaluran air bersih tetap kami lakukan kepada warga yang membutuhkan. Ini menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi musim kemarau," tambahnya.

Di sisi lain, Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil menjelaskan bahwa pengamanan dan penanganan karhutla dilakukan melalui kerja sama lintas instansi. Selain empat posko utama, kepolisian juga mengaktifkan posko pendukung di wilayah Polsek untuk memperkuat pengawasan di lapangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait