Klakson KA Bukit Serelo Dibunyikan 35 Kali, Panther Tetap Melintas di Rel Pakjo: Mobil Terseret 20 Meter
Klakson KA Bukit Serelo Dibunyikan 35 Kali, Panther Tetap Melintas di Rel Pakjo: Mobil Terseret 20 Meter --Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Jalan Pakjo, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.
Kali ini, sebuah Mitsubishi Panther warna putih bernomor polisi BG 1348 DF ditabrak Kereta Api (KA) Bukit Serelo (S10) relasi Lubuklinggau–Kertapati, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Tragedi tersebut merenggut nyawa empat orang yang berada di dalam mobil. Mereka disebut masih memiliki hubungan keluarga.
Korban meninggal dunia masing-masing Rizkia Putri (7), warga Desa Perambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI); Septi Siti Pajirah (35), Sofian (65), dan Matiin (56), yang tercatat sebagai warga Kampung 3, Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.
BACA JUGA:Usai Shalat Istisqa dan Maulid Nabi, Polres Prabumulih Tebar Kepedulian
BACA JUGA:Peduli Warga Kurang Mampu, Polres Prabumulih - Perta Samtan Gas Bedah Dua Rumah di Anak Petai
Sementara seorang penumpang lainnya berinisial AA (15), warga Kabupaten PALI, berhasil selamat. Korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto SIK MH MTr Mil melalui Kapolsek Prabumulih Timur Iptu Ulta Deanto SH membenarkan kecelakaan yang melibatkan mobil dan kereta api tersebut.
Menurut Ulta, insiden bermula ketika Mitsubishi Panther yang dikemudikan Sofian melintas di perlintasan sebidang yang belum dilengkapi palang pintu.
Informasi awal yang diterima kepolisian menyebutkan rombongan tersebut sebelumnya berada di RS AR Bunda Prabumulih, Jalan Angkatan 45, Kelurahan Gunung Ibul Barat.
BACA JUGA:Kawasaki Brute Force 300 2026, Spesifikasi ATV Tangguh untuk Kerja Petualangan
BACA JUGA:Dilanda Kekeringan, Polres Prabumulih dan Warga Shalat Istisqa Memohon Turunnya Hujan
Usai dari rumah sakit, rombongan berencana menuju Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang. Namun, mereka terlebih dahulu hendak singgah ke rumah seorang kerabat di Kelurahan Sukajadi.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan Mitsubishi Panther Touring BG 1348 DF.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
