Penuh Khidmat, Keluarga Besar MI Tahfidz Darul Mubin Gelar Salat Istisqa dan Doa Bersama

Penuh Khidmat, Keluarga Besar MI Tahfidz Darul Mubin Gelar Salat Istisqa dan Doa Bersama

Penuh Khidmat, Keluarga Besar MI Tahfidz Darul Mubin Gelar Salat Istisqa dan Doa Bersama--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO - Keluarga Besar MI Tahfidz Darul Mubin berkumpul di halaman sekolah untuk melaksanakan salat Istisqa berjamaah pada Senin, 31 Agustus 2026, pukul 07.10 WIB

Menghadapi musim kemarau yang masih melanda serta kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), keluarga besar MI Tahfidz Darul Mubin Prabumulih menggelar salat Istisqa.

Salat meminta hujan tersebut dilaksanakan secara berjamaah di halaman sekolah pada Senin, 31 Agustus 2026, sekitar pukul 07.10 WIB.

Kegiatan diikuti seluruh siswa bersama jajaran dewan guru. Dengan penuh kekhusyukan, para peserta melaksanakan rangkaian ibadah sekaligus memanjatkan doa agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan.

BACA JUGA:Jumat Ceria di TK IT Shoutul Quran Prabumulih, Bola Pintar Jadi Permainan Edukatif Anak

BACA JUGA:SMA Negeri 2 Prabumulih Curi Perhatian, Bawakan Tren TikTok Sakedung Kading di Gerak Jalan HUT RI

MI Tahfidz Darul Mubin beralamat di Jalan Belitung Nomor 40, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.

Pelaksanaan salat Istisqa dipimpin Kepala Yayasan MI Tahfidz Darul Mubin, Syambudi, S.Pd.I., Al-Hafidz. Para siswa dan guru tampak mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib dan khidmat.

Seorang guru MI Tahfidz Darul Mubin mengatakan, pelaksanaan salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar keluarga besar sekolah dalam menyikapi kondisi kemarau.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi para siswa untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

BACA JUGA:Semangat HUT RI ke-81, Al Hasanah Prabumulih Turunkan TK hingga SMP di Lomba Gerak Jalan

BACA JUGA:Semarak HUT RI ke-81, Indomaret Raya Menanti Gelar Lomba Mewarnai untuk Anak-anak

Menurutnya, menghadapi kemarau panjang tidak cukup hanya dengan melakukan upaya secara lahiriah, tetapi juga perlu diiringi dengan doa dan pendekatan spiritual.

“Secara lahir dan batin kami memohon pertolongan Allah agar diturunkan hujan yang penuh manfaat dan keberkahan. Pagi ini seluruh siswa MI berdoa bersama-sama agar segera diturunkan hujan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: