Pemilu 2024, PKS Menargetkan 86 Kursi DPR

Pemilu 2024, PKS Menargetkan 86 Kursi DPR

PKS datang mendaftar ke KPU RI pada hari pertama tahapan pendaftaran parpol calon peserta Pemilu 2024, di Jakarta, Senin. (ANTARA/Boyke Ledy Watra)--

JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera Ahmad Syaikhu menyatakan partainya menargetkan 86 kursi atau 15 persen keterwakilan parlemen untuk DPR RI pada Pemilu 2024 nanti.  

“Jadi, DPP sejak musyawarah nasional ke 5 pada 2020 sudah diamanahi untuk mencapai target minimal, yaitu 15 persen," kata Ahmad Syaikhu saat mendaftarkan PKS sebagai calon peserta Pemilu 2024 di Kantor KPU di Jakarta, Senin (1/8).  

Ahmad Syaikhu mengatakan bahwa target pada pemilu ini naik dibandingkan dengan jumlah keterwakilan PKS di DPR hasil Pileg 2019 lalu.  "Kalau kursi DPR RI maka setara dengan 86 kursi, (sebelumnya) PKS dapat 50 kursi artinya perlu ada penambahan 36 kursi,” jelasnya.  

“Oleh karena itu, kami insyaallah akan terus mendesak khususnya di dapil-dapil yang masih kosong dan penambahan di dapil-dapil sekarang sudah ada," tambahnya. 

Untuk tahapan pendaftaran hari pertama, PKS menjadi parpol yang ketiga mendaftar ke KPU. Partai politik pertama yang diterima KPU RI pada hari pertama tahapan pendaftaran yakni PDIP, kemudian disusul PKP. 

PKS datang dengan menampilkan budaya Betawi, Palang Pintu. Menurut Syaikhu, hal itu sebagai bentuk menghargai adat istiadat yang ada di tanah air.

Syaikhu menyatakan mendaftar pada hari pertama tahapan pendaftaran menunjukkan kesiapan PKS mengikuti perhelatan Pemilu 2024. 

"Kami menyengajakan untuk mendaftarkan di hari pertama ini agar kami menunjukkan bahwa PKS siap untuk mengikuti Pemilu 2024 yang akan datang," ujar Ahmad Syaikhu. (antara/jpnn)

Sumber: