SMPN 10 Berstatus Sekolah Mandiri Belajar

SMPN 10 Berstatus Sekolah Mandiri Belajar

Suasana Sosialisasi IKM di SMPN 10 Prabumulih. Foto: Eka/ PP--

PRABUMULIH – SMPN 10 Prabumulih gelar Sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), dan Projek Penguatan Profil Pelajar pancasila.

 Hal ini dilakukan sebagai upaya sosialisasi dan upaya tindak lanjut hasil pertemuan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yang dilaksanakan di SMPN 2 Prabumiulih, pada 23 Juli 2022 lalu.

Menurut Kepala SMPN 10 Prabumulih, M Thamrin SPd MSi, melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Mardiana SSi MSi, sosialisasi IKM kepada seluruh guru SMPN 10 sangat penting disampaikan, sebagai persiapan Pengimplementasi Kurikulum Merdeka tahun depan di SMPN 10. 

Karena saat ini tahun pelajarn 2022/2023, status SMPN 10 Prabumulih berstatus sebagai Sekolah Mandiri Belajar. “status sebagai sekolah mandiri belajar artinya, guru dan siswa diharapkan mulai memahami dan mengadopsi prinsif prinsif Kurikulum Merdeka mulai sekarang. 

“Dalam Implementasinya, Kurikulum Merdeka jalur Mandiri Belajar, Kepala Sekolah dan Guru menerapkan komponen atau prinsip kurikulum merdeka dengan tetap menggunakan kurikulum satuan pendidikan yang sedang diterapkan . dalam hal ini kita masih menggunakan Kurikulum tahun 2013 dan Kurikulum Darurat covid,” jelasnya. 

Setelah selesai mengimplementasikan mandiri belajar, sehingga di tahun pembelajaran 2023/2024 mendatang, Guru2 SMPN 10 siap melaksanakn Kurikulum Merdeka yaitu Sekolah Mandiri Berubah. “Satu tahun ini para guru dan siswa harus mulai memahami agar nanti bisa mengikuti ke tingkat berikutnya yaitu Mandiri berubah,” tambah Eka Maydezlindo, SPd MSi.

Diketahui semangat para guru SMPN 10 sangat tinggi, semua guru hadir mengikuti kegiatan, dengan semangat dan proaktif yang terlihat dari guru yang banyak bertanya. Bahkan hingga saat ini sudah 32 guru yang downlod Aplikasi merdeka belajar, sedangkan yang sudah menjalankan log in untuk pelatihan mandiri sudah 8 guru.

“Baru 8 guru yang sudah menjalankan aplikasi, Karna untuk log in ke aplikasi tersebut, para guru harus meng aktifkan akun belajar id. Tapi sampai sekarang banyak yang paswordnya di riset ulang sehingga menjaid kendala untuk masuk kembali. Semoga semua akun dan paswordsegera pulih sehingga semua guru SMP 10 bisa menerapkan aplikasi merdeka belajar,” harapnya yang didampingi nara sumber sosilaisasi, Desy Faulina SSi MSi.(05)

Sumber: