Ditimpa Pohon, Rumah Tuti Rusak Berat

Ditimpa Pohon, Rumah Tuti Rusak Berat

RUSAK: Rumah Tuti Warga Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan, rusak akibat ditimpa pohon saat hujan deras disertai angin kencang. Foto: Ros/prabupos--

 

PRABUMULIH - Rumah milik Tuti (61) warga RT 6 RW 4 Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan rusak berat akibat tertimpa pohon baru berumur besar.

 

Kejadian itu saat hujan deras disertai angin kencang pada Senin (15/8/2022) saat menjelang magrib. Beruntung meski mengalami kerugian materil namun penghuni rumah selamat.

 

Okta Arizal anak bungsu dari Tuti menceritakan, kejadian tersebut secara tiba-tiba. Saat itu dirinya tengah sendiri di rumah, dan duduk santai di pojokan ruang tengah.  "Kan hujan petir, jadi aku duduk bae. Terus memang pas angin sudah goyang, dak lamo itu suara batang batah. Nimpo genteng, langsung aku belari ke ruang dapur," kata siswa SMK N 2 ini.

 

Seketika itu dirinya langsung menghubungi sang ibu yakni Tuti, yang saat ini masih berada di warung. "Langsung ngabari ibu rumah keno timpa," tuturnya.

 

Sementara itu Tuti mengaku sangat terkejut, melihat kondisi rumah sudah luluh lantah dan seisi ruang tamu basah akibat air hujan masuk melewati genteng yang sudah pecah dan bocor. "Pas nerima kabar langsung balik, jingok pohon lah nimpo rumah. Barang barang basah galo," tuturnya.

 

Meski demikian, Tuti masih bersyukur lantaran salah satu kamar tak tertimpa pohon. "Jadi kami masih tedok di ruangan kamar yang idak rusak. Masih untung," tutur Tuti yang sudah ditinggal suaminya sejak 4 tahun lalu ini.

 

Atas peristiwa yang dialaminya Tuti berharap, mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah kota. "Mohon bantuannya samo yang dipucuk (pemerintah,red) namonyo wong dak mampu nak benari susah," harapnya.

 

Ketua RT 6 RW 4 Gunadi menuturkan, pasca kejadian tim dari BPBD langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan. "Batang ranting yang nimpa genteng langsung dipotong setelah kejadian," imbuhnya yang mengaku sudah melapor ke pihak Kelurahan.

 

Semetara itu ketua BPBD Sriyono dikonfirmasi, mengakui bila petugas yang piket saat kejadian sudah turun ke lokasi. "Kemarin yang di Majasari tim langsung turun," pungkasnya.(08)

 

Sumber: