Sebar Surat Tunggakan Tagihan ke Pelanggan

Sebar Surat Tunggakan Tagihan ke Pelanggan

PERTAGAS : Aktivitas kantor pertagas niaga, yang ada di Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur.--

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO.ID - Besarnya tunggakan tagihan gas pelanggan Petro Prabu Kota Prabumulih beberapa tahun terakhir yang belum kelar. Membuat Pertagas Niaga turun tangan untuk membantu, agar permasalahan ini dapat ditemukan solusi terbaik.

Salah satunya dengan menyebar surat tagihan kepada pelanggan langsung ke rumah-rumah pelanggan.

 Pic Person Incarge Pertagas Niaga, Alen Artino menjelaskan bahwa pihaknya hanya membantu kerja Petro Prabu agar surat peringatan sampai ketangan pelanggan.

"Mungkin Petro Prabu kekurangan personil, sehingga progresnya menjadi sedikit lambat. Alhamdulillah, dalam satu bulan disekitar seribu surat tagihan sudah kita sebar," ungkap Alen di kantor Pertagas Niaga Jl Padat Karya, Prabumulih Timur.

Alen menjelaskan pada prinsipnya pelanggan yang mempunyai tunggakan diminta datang. Kemudian dibuatkan Surat Pengukuhan Utang ( SPU) sebagai perjanjian tertulis yang berisi kesanggupan pelanggan untuk mencicil tunggakan sebatas kemampuan mereka.

"Jadi datang ke sini cuma membuat perjanjian berapa bisa sanggup membayar, mau 50 ribu sebulanpun boleh, asal ada niat baik. Alhamdulillah respon pelanggan cukup baik, sehari 50 sampai 70 pelanggan yang datang," tuturnya, Jumat (30/09/2022).

Menurut Alen, intinya untuk apa jargas dipasang jika untuk di cabut. Kesalahan selama ini kata dia, apakah tidak dikelola dengan baik ataupun pelanggan yang tidak pernah bayar harus dikesampingkan.

"Jadi tujuan kita bukan pencabutan atau pemutusan. Kita ingin jargas ini bermanfaat bagi masyarakat Prabumulih, sekali lagi pemutusan bukan tujuan akhir kami," tegas Alen.

Bagaimana jika pelanggan menemukan tagihan yang tidak sesuai, kal karena human eror atau ada kebocoran? pria asli kota nanas ini menyebut bahwa pihaknya akan menggali semua tagihan dari awal.

"Jadi jika ada kesalahan atau kebocoran kita tandai dan kita total ulang. Baru kita total ulang, itu yang dibayar. Apakah kelebihan nol atau ada kebocoran pasti ketahuan," tegasnya.

Alen berharap Petro Gas dapat sehat seperti perusahaan daerah atau BUMN lainnya yang dapat mengingatkan pelanggan jika tagihan sudah jatuh tempo atau menunggak.

"Nanti jika sudah nunggak kita ingatkan dengan surat peringatan. Sehingga pelanggan sadar, karena jika sudah numpuk masyarakatkan berat untuk membayar, malu juga sama PDAM atau PLN. Kita ingin Petro Prabu menjadi perusahaan daerah yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat," harap Alen.

Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Sukajadi, Pramumulih Timur, Yusrianto mengaku menyambut baik tagihan yang disebar agar masyarakat disiplin membayar lantaran menurut dia karena jargas menyangkut kebutuhan kita setiap hari.

"Semoga pelayanan Petro Prabu kedepan dapat lebih baik lagi kedepan," harapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: