Penerapan IKM di Kota Prabumulih belum 40 Persen

Penerapan IKM di Kota Prabumulih belum 40 Persen

Sosialisasi kurikulum merdeka secara mandiri di SDN 17 Prabumulih, untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para guru --

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO.ID - Penerapan implementasi kurikulum merdeka di Kota Prabumulih masih sangat rendah, bahkan belum mencapai 40% persen.

Karena itu pihak Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) khususnya Sekolah Dasar SE Kota Prabumulih, melakukan sosialisasi percepatan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

Asfalaila SPd, ketua K3S Kecamatan Prabumulih Selatan saat dikonfirmasi koran ini mengatakan bahwa, sosialisasi percepatan IKM melibatkan seluruh guru perwakilan seluruh Sekolah Dasar di Kota Prabumulih baik negeri maupun swasta.

"Kewajiban guru sebagai peserta adalah Mengimbas kepada para guru lain di sekolah, agar lebih cepat memahaminya. Karena target di kota Prabumulih belum tercapai. Hal ini menjadi kewajiban guru juga untuk meningkatkan target ini," jelasnya.

Kewajiban guru, menurut Kepala SDN 17 ini, harus bisa menerapkan merdeka mandiri, harusnya para guru bisa belajar sendiri untuk meningkatkan kompetensinya. Namun pada kenyataannya, banyak guru yang belum membuka sama sekali platform Merdeka Mengajar.

Wanita ini menjelaskan, Menteri pendidikan saat ini memang mengedepankan IT, karena itu pencapaian di Kota Prabumulih masih rendah bahkan belum mencapai 40 persen, karena itu agar melakukan percepatan yang melibatkan guru melalui pelatihan-pelatihan dan lebih banyak praktik.

"Mungkin guru juga merasa belum wajib, Namun karena 2023 ini semuanya harus menerapkan IKM, dengan pencapaian Kota Prabumulih yang masih belum mencapai 40%, harapan kita melalui sosialisasi ini dapat meningkatkan target kota Prabumulih," harapnya.

Untuk dan 17 sendiri, lanjutnya, Kebenaran Pengawas sekolah, Parila SPd selalu pelatihan keluar Kota. sehingga setiap hasil pertemuan langsung diimbaskan ke sekolah binaannya.

"Setiap guru menjadi sasaran sosialisasi, maka harapan kami agar SDN 17 bisa melaksanakan penerapan IKM. Para guru tetap semangat praktik Mandiri. Agar kedepan nilai raport yang merah itu harus ditindak lanjuti, agar berubah," tandasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: