Tradisi Bekarang Masih Lestari, Ratusan Warga Jiwa Baru Turun ke Sungai Tangkap Ikan
Tradisi Bekarang Masih Lestari, Ratusan Warga Jiwa Baru Turun ke Sungai Tangkap Ikan--Foto: Prabupos
MUARA ENIM, PRABUMULIHPOS.CO – Suasana penuh kebersamaan terlihat di Desa Jiwa Baru, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (4/7/2026), saat ratusan warga mengikuti tradisi bekarang, yakni kegiatan menangkap ikan secara bersama-sama di sungai desa.
Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini masih terus dipertahankan sebagai bagian dari kearifan lokal sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat. Selain menjadi ajang mencari ikan, kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan warga.
Dengan membawa berbagai peralatan tangkap tradisional dari rumah, peserta menyusuri sungai untuk berburu aneka jenis ikan. Hasil tangkapan pun beragam, mulai dari ikan berukuran kecil hingga sedang.
Salah seorang warga, Puspa, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Meski hasil tangkapannya tidak terlalu banyak, ia tetap merasa senang karena ikan yang diperoleh dapat dimanfaatkan sebagai lauk untuk keluarga.
BACA JUGA:BMKG Prediksi Cuara Prabumulih Sabtu 4 Juli 2026, Berawan dan Aktivitas Tetap Lancar
BACA JUGA:BPS Prabumulih Perkuat Koordinasi Jelang Sensus Ekonomi 2026
"Senang sekali bisa ikut bekarang di Desa Jiwa Baru. Walaupun hasilnya tidak banyak, setidaknya cukup untuk dijadikan lauk sehari-hari," ujarnya.
Pengurus Masjid At-Taqwa Desa Jiwa Baru menjelaskan bahwa tradisi bekarang rutin dilaksanakan setiap tahun berdasarkan kesepakatan masyarakat. Informasi pelaksanaan kegiatan juga diumumkan terlebih dahulu melalui masjid agar seluruh warga dapat ikut berpartisipasi.
"Tradisi ini sudah berlangsung sejak lama dan terus dilestarikan hingga sekarang. Pelaksanaannya merupakan hasil kesepakatan bersama masyarakat," katanya.
Sementara itu, warga lainnya, Setiawan, mengatakan sungai di Desa Jiwa Baru masih menyimpan berbagai jenis ikan air tawar, seperti ikan gabus, sepat, lambak, serta jenis ikan sungai lainnya.
BACA JUGA:7 Tempat Wisata Unik di Sumatera Barat 2026, Keindahannya Bikin Takjub
BACA JUGA:Polres Musi Rawas Pecat Dua Anggota, Kapolres: Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar
Menurutnya, tradisi bekarang kini tidak hanya menarik perhatian warga setempat, tetapi juga masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Selatan yang ingin merasakan pengalaman menangkap ikan secara tradisional.
Ia berharap seluruh masyarakat tetap menjaga kelestarian sungai dengan tidak melakukan penangkapan ikan menggunakan cara-cara yang merusak lingkungan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
