Warga Resah, Rehabilitasi Masjid Nurul Islam di Prabumulih Molor 14 Minggu

Warga Resah, Rehabilitasi Masjid Nurul Islam di Prabumulih Molor 14 Minggu

Warga Resah, Rehabilitasi Masjid Nurul Islam di Prabumulih Molor 14 Minggu--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Rehabilitasi Masjid Nurul Islam yang terletak di Jalan Kolonel Dani Effendi, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara, kini menjadi sorotan warga.

Masyarakat mengeluhkan lambatnya proses pembangunan yang seharusnya selesai dalam 90 hari kerja. Hingga saat ini, tanda-tanda penyelesaian proyek belum terlihat.

Akibat keterlambatan itu, jemaah sudah lebih dari 14 minggu tidak dapat melaksanakan ibadah di masjid kesayangan mereka. Selama masa perbaikan, warga terpaksa menunaikan salat di masjid lain yang jaraknya cukup jauh.

Ketua Masjid Nurul Islam, Sarjono, menyampaikan kekecewaannya atas lambannya pembangunan. Menurutnya, pekerjaan seharusnya telah selesai sejak akhir Juli, namun hingga awal Oktober aktivitas pembangunan masih terhenti.

BACA JUGA:Penggeledahan KPU Prabumulih: Laptop Kosong hingga DVR Jadi Bukti Krusial

BACA JUGA:SPPG Muntang Tapus Resmi Beroperasi, Layani 2.750 Siswa dengan Menu Malbi Sapi dan Apel Cherry

“Kami sudah beberapa kali menanyakan kepada kontraktor. Mereka bilang akan dilanjutkan, tapi kenyataannya belum ada kepastian. Warga mulai resah karena sudah lebih dari tiga bulan tidak bisa beribadah di sini,” ujarnya pada Selasa (7/10/2025).

Sarjono menjelaskan, keterlambatan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menghambat berbagai kegiatan keagamaan rutin seperti pengajian, tadarus, dan salat berjamaah. Semua kegiatan tersebut harus dihentikan sementara selama proyek berlangsung.

Masjid Nurul Islam memiliki kapasitas sekitar 200 jemaah. Karena belum bisa digunakan, warga kini berpencar ke beberapa masjid di sekitar Wonosari. Beberapa harus berjalan hampir satu kilometer untuk mengikuti salat berjamaah, yang menjadi tantangan terutama bagi lansia.

“Kami berharap pembangunan segera selesai agar masjid bisa kembali difungsikan, apalagi sebentar lagi Ramadan, saat aktivitas keagamaan meningkat,” tambah Sarjono.

BACA JUGA:PPJI Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kelurahan Mangga Besar

BACA JUGA:PPJI Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kelurahan Mangga Besar

Selain tahap pertama yang belum selesai, pengurus masjid juga mengajukan tahap kedua, yaitu pemasangan atap atau dak masjid. Tujuannya agar bangunan bisa digunakan sementara meski belum rampung sepenuhnya.

“Usulan tahap kedua sudah diajukan melalui Musrenbang. Harapannya bisa disetujui agar bagian atap selesai dan jemaah bisa kembali beribadah,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: