KADIN Prabumulih Siapkan Hilirisasi Nanas dan Penguatan UMKM di 2026
KADIN Prabumulih Siapkan Hilirisasi Nanas dan Penguatan UMKM di 2026--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Prabumulih mulai mengakselerasi pelaksanaan agenda strategis dunia usaha tahun 2026 dengan menjadikan hilirisasi nanas serta penguatan pelaku UMKM sebagai fokus utama.
Langkah tersebut disepakati dalam rapat konsolidasi internal pengurus KADIN Prabumulih yang berlangsung di Sekretariat KADIN, Jalan Nigata, Kelurahan Anak Petai, Rabu (7/1/2026).
Pertemuan ini merupakan rapat perdana sejak kepengurusan KADIN Prabumulih periode terbaru resmi dilantik pada 27 Desember 2025.
Rapat dipimpin Ketua KADIN Kota Prabumulih, Rudiansyah ST, dan dihadiri para Wakil Ketua Umum dari berbagai bidang, di antaranya WKU Pertanian dan Perkebunan Ronal Hutahea, WKU UMKM Agus Zaily, WKU Antar Lembaga Ir. Yogi Astrada ST MSi, WKU Pertambangan dan Energi M. Syelfian Dwi Putra ST, serta WKU Media dan Informasi Aris Handoko, bersama jajaran komite tetap.
BACA JUGA:Wawako Prabumulih Tegaskan Peningkatan Kinerja ASN dan Pelayanan Publik
BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Gelar Senam Pagi Bersama Warga di Stadion Talang Jimar
Dalam pembahasan rapat, KADIN Prabumulih menetapkan pengembangan komoditas unggulan daerah sebagai prioritas, khususnya nanas.
Program hilirisasi diarahkan pada peningkatan nilai tambah produk, mulai dari optimalisasi produksi buah nanas, pengembangan serat nanas, hingga rencana pengolahan nanas kaleng yang menyasar pasar domestik maupun internasional.
Rudiansyah menyampaikan bahwa potensi pasar nanas asal Prabumulih cukup besar dan mulai menarik minat pembeli dari luar daerah bahkan luar negeri.
“Permintaan terhadap buah nanas sudah mulai datang, termasuk peluang ekspor ke luar negeri seperti Dubai. Selain itu, pengembangan serat nanas juga berpotensi menjadi bahan baku fiber atau kapas, sementara pengolahan nanas kaleng akan memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi,” jelasnya.
BACA JUGA:Petani Rejosari Mulai Mandiri Lewat Pelatihan Bisnis Pertanian
BACA JUGA:Pastikan Aman dan Layak, Wali Kota Prabumulih Cek Perbaikan Jembatan dan Drainase
Selain membahas sektor nanas, rapat konsolidasi tersebut juga menyoroti strategi penguatan UMKM di berbagai bidang usaha, penyusunan program kerja KADIN sepanjang 2026, rencana penyelenggaraan KADIN Expo, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program sertifikasi.
Rudiansyah menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan dunia usaha sekaligus menciptakan peluang kerja baru di Kota Prabumulih.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


