Apple Dirumorkan Kembangkan AI Pin, Wearable Baru Mirip AirTag Siap Rilis 2027
Apple Dirumorkan Kembangkan AI Pin, Wearable Baru Mirip AirTag Siap Rilis 2027 Foto: Ros Prabupos--
PRABUMULIHPOS.CO - Apple kembali dikabarkan menyiapkan inovasi baru di segmen perangkat wearable. Kali ini, perusahaan asal Cupertino tersebut disebut tengah mengembangkan perangkat berbasis kecerdasan buatan berbentuk pin, yang dirancang untuk disematkan pada pakaian atau tas pengguna.
Informasi ini berasal dari laporan media teknologi The Information yang mengutip sumber internal yang mengetahui proyek tersebut. Menurut laporan itu, perangkat AI pin buatan Apple masih berada pada tahap awal pengembangan dan belum dipastikan akan benar-benar dirilis. Namun, jika proyek ini berlanjut, Apple disebut menargetkan produksi hingga 20 juta unit dengan kemungkinan peluncuran pada tahun 2027.
Dari sisi desain, perangkat ini diklaim memiliki ukuran mendekati AirTag, tetapi dengan bodi yang sedikit lebih tebal. Bentuknya menyerupai cakram tipis dengan material kombinasi aluminium dan kaca. Meski kecil, perangkat ini diperkirakan membawa banyak komponen penting, termasuk dua kamera, tiga mikrofon, sebuah speaker, serta satu tombol fisik untuk interaksi langsung.
Untuk sistem pengisian daya, Apple disebut akan menggunakan teknologi pengisian magnetik induktif di bagian belakang perangkat, serupa dengan sistem yang saat ini digunakan pada Apple Watch. Hal ini memungkinkan pengguna mengisi daya tanpa port fisik, sekaligus menjaga desain tetap ringkas.
BACA JUGA:Bangkit di 2026: Nokia N75 Max 5G Hadir dengan Snapdragon Flagship dan Harga Kompetitif
BACA JUGA:Oukitel WP300 : Ponsel Modular Dikenal Tangguh, Baterai 16.000 mAh Siap Temani Aktivitas Ekstrem
Hingga kini belum jelas apakah AI pin tersebut akan menjadi perangkat mandiri atau justru bergantung pada perangkat lain seperti iPhone untuk pemrosesan data yang lebih berat. Namun dengan adanya mikrofon, speaker, dan tombol fisik, perangkat ini diyakini mampu menjalankan sejumlah fungsi secara independen.
Laporan juga menyebutkan bahwa versi awal perangkat ini kemungkinan membutuhkan aksesori tambahan agar bisa dipasang ke pakaian atau tas. Namun karena masih dalam tahap pengembangan, desain finalnya masih sangat mungkin berubah sebelum diproduksi massal.
Langkah Apple ini dinilai sebagai upaya untuk tidak tertinggal dalam persaingan perangkat berbasis AI, meskipun sebelumnya konsep serupa yang diusung oleh Humane melalui AI Pin gagal menarik minat pasar. Di sisi lain, persaingan di segmen wearable AI diperkirakan akan semakin sengit, mengingat OpenAI juga dirumorkan tengah mengembangkan earbud berbasis AI dengan desain baru yang berpotensi menjadi pesaing AirPods.
Jika rumor ini terbukti, maka Apple berpeluang membuka kategori produk baru yang menggabungkan AI dengan perangkat wearable ultra-ringkas, sekaligus memperluas ekosistem perangkat pintarnya di luar iPhone, iPad, dan Apple Watch.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


