Optimalisasi Gas Pertamina Tingkatkan Produksi LPG hingga 85 MTD, Perkuat Swasembada Energi
Optimalisasi Gas Pertamina Tingkatkan Produksi LPG hingga 85 MTD, Perkuat Swasembada Energi--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO — PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field resmi menuntaskan proyek perubahan pola operasi penyaluran gas dari Struktur Tundan, Prabumulih Barat, dan Gunung Kemala.
Gas dari ketiga struktur tersebut kini dialirkan melalui Stasiun Pengumpul Gas (SKG-X) Prabumulih Barat menuju LPG Plant Limau Timur, menandai babak baru penguatan pasokan energi domestik.
Sebagai tindak lanjut dari penyelesaian proyek tersebut, PEP Prabumulih Field melakukan penyaluran perdana gas ke fasilitas pengolahan LPG di Limau Timur.
Proyek ini tercatat sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sekaligus masuk dalam peta jalan swasembada energi, khususnya pada sektor minyak dan gas bumi serta LPG.
BACA JUGA:Hadirkan Layanan Perbankan di Pedalaman Alor, Agen BRILink Sorwaru Jadi Jawara Nasional
BACA JUGA:Polres Prabumulih Resmikan Dapur Gizi SPPG, Dukung Program Makanan Bergizi Gratis
Langkah strategis ini dinilai krusial karena berperan langsung dalam memperkuat pasokan bahan baku LPG dalam negeri.
Dampaknya tidak hanya dirasakan pada aspek operasional hulu migas, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap ketersediaan energi yang stabil bagi masyarakat.
Peresmian penyaluran perdana tersebut turut dihadiri Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif PEP Prabumulih Field yang dinilai memiliki nilai strategis tinggi, baik bagi kinerja perusahaan maupun kepentingan nasional.
Menurut Djoko, optimalisasi sistem penyaluran gas seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional, khususnya di tengah tantangan lapangan-lapangan migas yang telah memasuki fase matang.
BACA JUGA:Wawako Prabumulih Tegaskan Peningkatan Kinerja ASN dan Pelayanan Publik
BACA JUGA:Sumur Baru PEP Adera Field Alirkan 3.442 BOPD, Optimisme Produksi 2026 Menguat
Sementara itu, General Manager Zona 4, Djudjuwanto, menegaskan bahwa realisasi penyaluran gas perdana tersebut mencerminkan komitmen kuat Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional.
“Penyaluran gas dari Struktur Tundan, Prabumulih Barat, dan Gunung Kemala menuju LPG Plant Limau Timur merupakan bukti nyata kontribusi Pertamina dalam memastikan ketersediaan energi domestik. Upaya ini memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan LPG bagi masyarakat,” ujar Djudjuwanto.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


