disway

Jembatan Muara Dua Segera Dibangun Permanen, Pemkot Ajukan Bantuan Provinsi

Jembatan Muara Dua Segera Dibangun Permanen, Pemkot Ajukan Bantuan Provinsi

Jembatan Muara Dua Segera Dibangun Permanen, Pemkot Ajukan Bantuan Provinsi--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.COJembatan Muara Dua di Jalan Tenggamus, Kecamatan Prabumulih Timur, yang sempat putus akibat banjir, kini bisa dilalui setelah dipasang jembatan darurat jenis bailey.

Meski demikian, Pemerintah Kota Prabumulih berencana membangun jembatan permanen. “Itu baru jembatan sementara. InsyaAllah pembangunan permanen akan segera dilakukan dengan dukungan Pak Gubernur,” ujar Walikota Prabumulih H Arlan, usai pelantikan pejabat di Gedung Kesenian, Minggu (25/1/2025) sore.

Pemerintah kota memastikan akan mengajukan pembangunan kembali Jembatan Muara Dua yang amblas beberapa waktu lalu ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, mengingat keterbatasan anggaran daerah untuk proyek senilai miliaran rupiah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Prabumulih, Efandri ST MM, menyatakan jembatan yang menjadi akses vital warga itu membutuhkan penanganan serius dan dukungan dana dari pemerintah provinsi.

BACA JUGA:Optimalisasi Gas Pertamina Tingkatkan Produksi LPG hingga 85 MTD, Perkuat Swasembada Energi

BACA JUGA:Marak Aksi Lempar Batu, Kecamatan Prabumulih Selatan Bentuk Tim Pengamanan Swakarsa

“Untuk pembangunan jembatan kembali, kita akan mengusulkan bantuan ke pemerintah provinsi,” jelas Efandri.

Dinas PUPR memperkirakan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp6 miliar. Menurut Efandri, jumlah ini terlalu besar jika hanya mengandalkan APBD Kota Prabumulih, apalagi APBD Tahun Anggaran 2026 telah ditetapkan sebelum jembatan roboh terjadi.

“APBD 2026 sudah disahkan sebelum kejadian, jadi opsi realistis adalah mengajukan bantuan provinsi, biasanya melalui skema Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) atau bantuan gubernur yang ada dalam APBD provinsi,” tutur Efandri, yang akrab dipanggil Efran.

Ia menambahkan, pengajuan bantuan ke pemerintah provinsi menjadi cara paling memungkinkan agar pembangunan jembatan bisa segera terlaksana. Selain keterbatasan anggaran, proyek infrastruktur berskala besar juga membutuhkan koordinasi antarlevel pemerintahan untuk menjamin kualitas dan daya tahan jembatan dalam jangka panjang.

BACA JUGA:Terungkap! Dua Remaja Terlibat Lempar Batu di Tol Palembang–Prabumulih

BACA JUGA:Produksi Minyak Pertamina EP Zona 4 Naik 6,6 Persen Sepanjang 2025

Jembatan Muara Dua memiliki peran penting sebagai penghubung aktivitas masyarakat sehari-hari. Keberadaannya vital bagi mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta kelancaran perekonomian lokal.

Kerusakan jembatan sempat mengganggu aktivitas warga, terutama mereka yang setiap hari melintas untuk bekerja, bersekolah, atau berdagang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: