disway

Optimalisasi PAD 2026, Samsat Prabumulih Sambangi PDAM Tirta Prabujaya

Optimalisasi PAD 2026, Samsat Prabumulih Sambangi PDAM Tirta Prabujaya

Optimalisasi PAD 2026, Samsat Prabumulih Sambangi PDAM Tirta Prabujaya--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO — Pemerintah Kota Prabumulih terus melakukan berbagai langkah strategis guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sinergi antarinstansi.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan oleh Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Samsat Kota Prabumulih dengan melaksanakan kunjungan kerja ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Prabujaya pada Rabu (27/1/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Kepala UPTB Samsat Kota Prabumulih, H. Ariswan, SE, MM, bersama jajaran, serta melibatkan perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkot Prabumulih. Rombongan diterima Direktur PDAM Tirta Prabujaya, Adi Alson, beserta jajaran manajemen di ruang rapat PDAM.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas langkah-langkah optimalisasi PAD, terutama yang bersumber dari sektor perpajakan terkait aktivitas operasional PDAM.

Fokus pembahasan meliputi Pajak Air Permukaan (PAP), pajak kendaraan dinas operasional, serta sejumlah pajak daerah lainnya yang berkontribusi terhadap pendapatan daerah.

BACA JUGA:Mengaku Polisi hingga Keluarga Kecelakaan, Ini Peringatan Kapolres Prabumulih soal Penipuan Telepon

BACA JUGA:Vihara Prajna Maitreya Siapkan Festival Lampion dan Bazar Kuliner Vegetarian, Pemkot Prabumulih Nyatakan Dukun

Ariswan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi proaktif atau “jemput bola” dalam menggali potensi pajak daerah pada tahun 2026. Ia menilai PDAM memiliki peran signifikan dalam mendukung peningkatan PAD Kota Prabumulih, baik melalui PAP maupun pajak kendaraan operasional.

“Ini adalah langkah konkret untuk mengoptimalkan potensi pajak daerah. PDAM menjadi salah satu sektor yang cukup strategis dalam mendukung peningkatan PAD,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ariswan mengungkapkan bahwa langkah tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang menekankan pentingnya peningkatan kepatuhan pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kendaraan bermotor yang terdaftar mencapai 30.538 unit, dan secara potensi dapat meningkat hingga sekitar 55 ribu unit. Namun demikian, tingkat kepatuhan wajib pajak saat ini masih berada di kisaran 30 persen.

BACA JUGA:Mengaku Polisi hingga Keluarga Kecelakaan, Ini Peringatan Kapolres Prabumulih soal Penipuan Telepon

BACA JUGA:KADIN Prabumulih Siapkan Hilirisasi Nanas dan Penguatan UMKM di 2026

“Hal ini menjadi tantangan bersama. Kami berharap dukungan dari PDAM, BUMD, serta perusahaan di lingkungan Pemkot Prabumulih untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Pajak yang dibayarkan nantinya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan layanan publik,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: