Kabar Baik! Galaxy S26 Ultra Diprediksi Snapdragon di Semua Pasar
Kabar Baik! Galaxy S26 Ultra Diprediksi Snapdragon di Semua Pasar--
PRABUMULIHPOS.CO - Kabar menggembirakan datang bagi para pengguna yang kurang menyukai chipset Exynos. Hasil uji performa terbaru di Geekbench mengungkap bahwa Samsung Galaxy S26 Ultra versi Korea ternyata tetap ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite Gen 5, bukan Exynos 2600 seperti yang sempat diprediksi.
Sebelumnya pada Januari lalu, varian Galaxy S26 Ultra untuk pasar Amerika Utara juga terdeteksi menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Model Galaxy S26 standar untuk wilayah yang sama pun hadir dengan chipset identik.
Namun beberapa hari lalu sempat muncul hasil benchmark Galaxy S26 reguler versi Korea yang memakai Exynos 2600, memunculkan kekhawatiran bahwa Samsung akan kembali menerapkan strategi chipset berbeda di tiap pasar.
S26 Ultra Diprediksi Seragam di Semua Wilayah
Temuan terbaru ini memberi sinyal kuat bahwa Samsung kemungkinan akan menerapkan kebijakan berbeda untuk model Ultra. Berbeda dengan Galaxy S26 dan S26+, yang diperkirakan masih akan menggunakan campuran Exynos dan Snapdragon tergantung wilayah, Galaxy S26 Ultra disebut bakal mengusung Snapdragon secara global.
BACA JUGA:Bocoran Spesifikasi Oppo K14 Turbo, Pakai Dimensity 9500s, Usung Kipas Pendingin Bawaan
BACA JUGA:5 Laptop Murah untuk Pelajar 2026: Performa Stabil, Harga Bersahabat
Unit yang terdaftar di Geekbench memiliki nomor model SM-S948N dan menggunakan RAM 12GB. Perangkat tersebut menjalankan Android 16 dengan antarmuka terbaru One UI 8.5, yang diperkirakan membawa sederet peningkatan fitur AI, efisiensi daya, serta optimalisasi performa gaming.
Peluncuran Makin Dekat
Keluarga Galaxy S26 diprediksi akan diperkenalkan secara resmi pada 25 Februari mendatang. Dengan bocoran ini, para penggemar lini Ultra bisa bernapas lega karena performa kelas atas Snapdragon 8 Elite Gen 5 hampir dipastikan menjadi standar utama, termasuk di pasar Korea yang biasanya identik dengan varian Exynos.
Langkah Samsung ini juga dinilai sebagai respons terhadap tuntutan konsumen global yang menginginkan pengalaman lebih konsisten, terutama di segmen flagship premium.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


