disway

Perlindungan Nyata untuk Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Prabumulih Perkuat Standar Layanan JKK

Perlindungan Nyata untuk Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Prabumulih Perkuat Standar Layanan JKK

Perlindungan Nyata untuk Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Prabumulih Perkuat Standar Layanan JKK--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO- Komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menghadirkan layanan perlindungan pekerja yang cepat, tepat, dan berstandar tinggi kembali ditegaskan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Standar Layanan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang digelar di Caffe Bang Ali, Kota Prabumulih.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh BPJS Ketenagakerjaan Muara Enim bersama BPJS Ketenagakerjaan Prabumulih dengan melibatkan seluruh mitra Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) di wilayah Kota Prabumulih dan sekitarnya. 

Monev ini menjadi forum strategis untuk memastikan seluruh proses pelayanan JKK berjalan sesuai regulasi, cepat dalam penanganan, serta tepat dalam pelaksanaan prosedur layanan bagi peserta.

Sebagai agenda rutin tahunan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BPJS Ketenagakerjaan dalam menjaga kualitas layanan, khususnya pada program JKK yang memiliki peran vital dalam memberikan perlindungan bagi pekerja yang mengalami risiko kecelakaan kerja.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Prabumulih, Eva Erika Yahudin, menegaskan bahwa sinergi dengan fasilitas kesehatan menjadi kunci utama dalam menjamin akses layanan yang mudah dan merata bagi peserta.

BACA JUGA:Ramadhan 1447 H, Disdikbud Prabumulih Kurangi Jam Pelajaran - Kegiatan Keagamaan Diperkuat

BACA JUGA:Prabumulih Bersih dan Rapi: Pemkot Tertibkan Baleho, Spanduk, dan Kabel Provider

“Kami telah menggandeng seluruh rumah sakit di Kota Prabumulih sebagai mitra PLKK, termasuk Puskesmas Lembak yang secara geografis dekat dengan wilayah kerja peserta. Ini merupakan bentuk komitmen nyata kami dalam mendekatkan layanan, khususnya layanan kecelakaan kerja, agar dapat diakses dengan cepat dan mudah,” ujar Eva.

Tak sekadar seremoni, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif antara BPJS Ketenagakerjaan dan mitra PLKK. Forum ini menjadi ruang penyamaan persepsi terkait hak, kewajiban, serta mekanisme implementasi program JKK, sehingga setiap pihak memiliki pemahaman yang selaras dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta.

Dengan pemahaman yang kuat dan sinergi yang solid, implementasi program JKK diharapkan tidak hanya berjalan lebih efektif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

“Harapannya, JKK tidak hanya menjadi instrumen perlindungan, tetapi juga menciptakan rasa aman bagi pekerja, sehingga mereka dapat bekerja dengan tenang, produktif, dan memberikan kontribusi maksimal bagi perusahaan,” tutup Eva.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: