disway

Mobil Terendam Banjir Jangan Distarter! Ini Langkah Pertolongan Pertama yang Benar

Mobil Terendam Banjir Jangan Distarter! Ini Langkah Pertolongan Pertama yang Benar

Mobil Terendam Banjir Jangan Distarter! Ini Langkah Pertolongan Pertama yang Benar--

PRABUMULIHPOS.CO - Banjir yang tiba-tiba menggenangi rumah sering membuat pemilik kendaraan panik. Banyak yang refleks langsung mencoba menyalakan mobil untuk memindahkannya ke tempat aman. Padahal, tindakan tersebut justru berpotensi menimbulkan kerusakan lebih fatal pada mesin.

Para mekanik menyarankan, ketika mobil terendam air, langkah utama adalah tetap tenang dan tidak menyalakan mesin sama sekali. Air yang masuk melalui knalpot atau ruang mesin dapat memicu gejala water hammer, yakni masuknya cairan ke ruang bakar yang bisa membuat komponen mesin rusak berat.

Putuskan Aliran Listrik dari Aki

Tindakan awal yang perlu dilakukan adalah melepas kabel aki, terutama terminal negatif. Cara ini penting untuk mencegah terjadinya korsleting pada sistem kelistrikan yang sangat rentan setelah terkena air.

Pemilik juga dianjurkan memperkirakan tinggi genangan. Bila air hanya menyentuh bagian ban, risiko kerusakan relatif ringan. Namun jika mencapai setengah bodi apalagi melewati kap mesin, mobil sebaiknya langsung ditangani bengkel dengan cara diderek, bukan distarter paksa.

BACA JUGA:Motor Listrik Polytron Laris di 2026, Cicilan Mulai Rp 300 Ribuan

BACA JUGA:Polytron FOX 350: Motor Listrik Urban dengan Performa Tangguh dan Fitur Canggih

Hindari Menyalakan dengan Cara Apa Pun

Mobil yang terendam tidak boleh dihidupkan, baik dengan starter normal, jump starter, maupun didorong. Upaya memaksa mesin menyala sebelum pemeriksaan menyeluruh dapat memperparah kerusakan pada piston, kelistrikan, hingga transmisi.

Sambil menunggu proses evakuasi, pemilik bisa melakukan penanganan sederhana pada bagian kabin. Buka pintu dan jendela agar sirkulasi udara lancar, keluarkan karpet serta lapisan jok bila memungkinkan, lalu keringkan menggunakan lap atau penyedot air untuk mengurangi kelembapan.

Cek Oli dan Komponen Vital

Sebelum mesin benar-benar dinyalakan, kondisi oli wajib diperiksa. Apabila warnanya berubah seperti kopi susu, itu tanda telah tercampur air dan harus segera diganti. Filter udara, oli transmisi, serta tangki bahan bakar juga perlu dicek karena menjadi bagian yang paling sering kemasukan air saat banjir.

Mobil modern dengan banyak sensor elektronik, terlebih bertransmisi matic, sangat disarankan langsung dibawa ke bengkel resmi. Penanganan profesional dibutuhkan untuk memeriksa ECU, soket kelistrikan, hingga membersihkan bagian mesin secara menyeluruh.

BACA JUGA:Mewah tapi Minimalis: Inspirasi Desain Rumah dengan Dinding Kaca

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: