Anti Lelah di Jalan! 8 Tips Berkendara Aman untuk Mudik Lebaran
Anti Lelah di Jalan! 8 Tips Berkendara Aman untuk Mudik Lebaran--
PRABUMULIHPOS.CO - Musim mudik dan perjalanan jarak jauh selalu menjadi momen yang dinantikan masyarakat. Namun di balik antusiasme tersebut, risiko kecelakaan di jalan tetap mengintai apabila persiapan tidak dilakukan dengan matang.
Berkendara aman bukan hanya soal keterampilan mengemudi, tetapi juga kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi.
Pakar keselamatan lalu lintas menekankan bahwa langkah pertama sebelum memulai perjalanan adalah memastikan mobil dalam kondisi prima.
Pemeriksaan sederhana seperti oli mesin, air radiator, tekanan ban, hingga fungsi rem dan lampu sering kali dianggap sepele, padahal berperan besar mencegah kerusakan di tengah jalan. Membawa perlengkapan darurat seperti ban serep, dongkrak, dan segitiga pengaman juga sangat disarankan.
Selain faktor kendaraan, kondisi pengemudi menjadi kunci utama. Mengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk terbukti meningkatkan risiko kecelakaan hingga beberapa kali lipat.
Karena itu, pengemudi dianjurkan tidur cukup sebelum berangkat dan tidak memaksakan diri berada di balik kemudi terlalu lama.
BACA JUGA:Mobil Terendam Banjir Jangan Distarter! Ini Langkah Pertolongan Pertama yang Benar
BACA JUGA:Motor Listrik Polytron Laris di 2026, Cicilan Mulai Rp 300 Ribuan
Dalam perjalanan panjang, idealnya pengemudi beristirahat setiap dua hingga tiga jam sekali. Berhenti sejenak di rest area untuk meregangkan otot, minum air, atau sekadar menghirup udara segar dapat mengembalikan konsentrasi.
Jika bepergian bersama keluarga, pergantian sopir menjadi pilihan bijak.
Di jalan raya, disiplin berlalu lintas tetap harus dijaga. Menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta tidak menggunakan ponsel saat menyetir merupakan aturan dasar yang sering dilanggar.
Kebiasaan menyalip dari bahu jalan atau berkendara zig-zag juga menjadi penyebab umum kecelakaan saat arus mudik.
Kewaspadaan perlu ditingkatkan ketika cuaca buruk. Saat hujan deras, pengemudi disarankan menurunkan kecepatan, menyalakan lampu utama, dan menghindari genangan yang tidak diketahui kedalamannya.
Jalan licin membuat jarak pengereman lebih panjang sehingga jarak dengan kendaraan depan harus ditambah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


