BPS Prabumulih Perketat Pengawasan Data UMKM VREST 2026, Pastikan Akurasi di Lapangan
BPS Prabumulih Perketat Pengawasan Data UMKM VREST 2026, Pastikan Akurasi di Lapangan--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Prabumulih terus meningkatkan kualitas data sektor usaha mikro dan kecil melalui kegiatan pengawasan pencacahan VREST UMK 2026.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh data yang dikumpulkan di lapangan benar-benar akurat, valid, serta dapat digunakan sebagai dasar dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah.
Kepala BPS Kota Prabumulih, Jupni Amnus, SE., MM., menjelaskan bahwa proses pengawasan dilakukan secara langsung oleh Tim Distribusi BPS selama kegiatan pencacahan berlangsung di lapangan.
“Pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan kualitas data VREST UMK tetap terjaga, sehingga informasi yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi nyata di lapangan,” ungkapnya.
BACA JUGA:147 Wajib Pajak Kena Blokir Rekening, DJP Sumsel Babel Optimalkan Penagihan
BACA JUGA:KRYD Polres Prabumulih Sasar 3C, Narkoba hingga Tawuran di Malam Libur
Ia menambahkan, pendataan VREST UMK dilaksanakan setiap tahun dengan fokus pada sektor usaha penyedia makanan dan minuman yang masuk kategori usaha mikro dan kecil.
Data yang dihimpun meliputi berbagai aspek, seperti profil usaha, jumlah tenaga kerja, hingga kondisi keuangan pelaku usaha.
Menurutnya, hasil pendataan tersebut akan menjadi bahan penting dalam proses evaluasi serta perencanaan pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan sektor UMKM di Kota Prabumulih.
“Data yang berkualitas akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, setiap tahapan pendataan harus dilakukan secara cermat,” tegasnya.
BACA JUGA:Digerebek di Simpang Tiga Budi Utomo, Pria Asal Majasari Terciduk Simpan Sabu
BACA JUGA:Bantah Isu Tapping Gas, Pengelola SPPG Prabumulih Tegaskan Tak Ada Pelanggaran
Kegiatan pencacahan VREST UMK sendiri direncanakan berlangsung hingga Juni 2026. Dengan adanya pengawasan yang ketat, BPS berharap hasil pendataan tahun ini dapat semakin akurat dan merepresentasikan kondisi sebenarnya dari usaha kuliner dan penyedia makanan-minuman di daerah tersebut.
Ia juga menekankan bahwa data yang valid akan sangat membantu pemerintah dalam merumuskan strategi pengembangan UMKM yang lebih efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
