Dana Desa Dimanfaatkan, Sinar Rambang Kembangkan Budidaya Jamur Tiram 2026

Dana Desa Dimanfaatkan, Sinar Rambang Kembangkan Budidaya Jamur Tiram 2026

Dana Desa Dimanfaatkan, Sinar Rambang Kembangkan Budidaya Jamur Tiram 2026--Foto: Prabupos

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Pemerintah Desa Sinar Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Kota Prabumulih mulai mengembangkan program budidaya jamur tiram sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan desa pada tahun 2026.

Kegiatan ini didanai melalui Dana Desa dan pelaksanaannya dipercayakan kepada Karang Taruna setempat sebagai pengelola utama.

Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan ketersediaan pangan, tetapi juga membuka ruang usaha yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat, sekaligus mendorong peran aktif pemuda dalam kegiatan produktif di desa.

Kepala Desa Sinar Rambang, Indarqo, menyampaikan bahwa jamur tiram dipilih karena dinilai memiliki potensi pasar yang baik serta permintaan yang terus mengalami peningkatan.

BACA JUGA:Simpan Sabu di Kotak Rokok, Pria Asal Lampung Diciduk Polisi di Prabumulih

BACA JUGA:Satresnarkoba Polres Prabumulih Tangkap Dua Pengedar Sabu, Barang Bukti Rp40 Juta

“Usaha budidaya jamur tiram ini kami anggap sangat menjanjikan. Kami berharap program ini bisa membantu menambah pendapatan warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa,” ujar Indarqo, Jumat (15/5/2026).

Ia juga menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat, khususnya generasi muda agar lebih kreatif dan mandiri dalam mengembangkan usaha berbasis pertanian modern.

Pengelolaan kegiatan budidaya tersebut sepenuhnya dilibatkan kepada Karang Taruna Desa Sinar Rambang. Pemerintah desa berharap keterlibatan pemuda dapat menjadi penggerak utama dalam pengembangan usaha ekonomi di tingkat lokal

Ketua Karang Taruna Desa Sinar Rambang, Bayu Andreas, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, budidaya jamur tiram merupakan peluang usaha yang cukup menjanjikan bagi kalangan muda karena proses pengelolaannya relatif mudah namun memiliki nilai jual yang baik.

“Kami berharap para pemuda desa bisa ikut berpartisipasi dan belajar dalam budidaya ini. Selain menambah pengalaman, kegiatan ini juga berpotensi menjadi sumber penghasilan baru,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihak Karang Taruna siap mengelola program ini secara maksimal, mulai dari proses produksi hingga pemasaran hasil panen. Ke depan, mereka juga berharap budidaya jamur tiram ini dapat menjadi salah satu produk unggulan Desa Sinar Rambang.

Program ini diharapkan mampu menjadi contoh nyata pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal, sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda desa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: