1.800 Perlintasan Kereta Tanpa Penjaga, KAI Soroti Ancaman Kecelakaan
1.800 Perlintasan Kereta Tanpa Penjaga, KAI Soroti Ancaman Kecelakaan--Ilustrasi
JAKARTA, PRABUMULIHPOS.CO – Persoalan keselamatan di perlintasan kereta api masih menjadi perhatian utama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Hingga kini, tercatat sekitar 1.800 perlintasan sebidang di berbagai wilayah Indonesia masih belum dilengkapi penjagaan.
Dari total tersebut, sebanyak 172 titik dinilai berisiko tinggi sehingga direkomendasikan untuk segera ditutup demi mengurangi potensi kecelakaan.
Direktur KAI, Bobby Rasyidin, mengungkapkan bahwa sampai Mei 2026 pihaknya telah menutup 80 perlintasan sebidang. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bobby dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta pada Kamis, 21 Mei 2026. Dalam rapat itu, KAI memaparkan sejumlah program yang dijalankan guna menekan angka kecelakaan di perlintasan kereta.
BACA JUGA:Jelang Puncak Haji 2026, Pemerintah Maksimalkan Penataan Tenda Jemaah di Armuzna
BACA JUGA:Setiap Jumat OPD Turun ke Lapangan, Prabumulih Perkuat Budaya Gotong Royong
Selain menutup sejumlah titik yang dianggap berbahaya, KAI juga terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pengamanan di 1.638 perlintasan sebidang yang masih aktif digunakan.
Upaya yang dilakukan antara lain pemasangan palang pintu, pembangunan fasilitas pendukung, hingga peningkatan sarana keselamatan lainnya.
Menurut Bobby, langkah tersebut menjadi bentuk respons terhadap tingginya risiko kecelakaan, terutama di perlintasan tanpa penjagaan.
Ia menyebut KAI telah menyiapkan berbagai perangkat pendukung yang nantinya dipasang bersama Kementerian Perhubungan.
Untuk JPL 86 di kawasan Ampera, Bekasi, KAI memastikan palang pintu telah tersedia dan pengawasan dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kota Bekasi.
BACA JUGA:Kabur Saat Ditangkap, Spesialis Curanmor Prabumulih Akhirnya Dihadiahi Timah Panas
BACA JUGA:Tragis di Cambai Prabumulih, Petugas Kebersihan Tewas Ditabrak Xenia Saat Bersepeda Listrik
Di sisi lain, KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian juga telah melakukan inspeksi terhadap 1.638 titik perlintasan yang menjadi prioritas peningkatan keselamatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
