Hotspot Muncul di Prabumulih, BPBD Sumsel Temukan 58 Hotspot hingga 10 Juli 2026

Hotspot Muncul di Prabumulih, BPBD Sumsel Temukan 58 Hotspot hingga 10 Juli 2026

Hotspot Muncul di Prabumulih, BPBD Sumsel Temukan 58 Hotspot hingga 10 Juli 2026 Foto: instagram BPBD--

PRABUMULIH, KORANPRABUMULIHPOS.CO – Kota PRABUMULIH kembali masuk dalam daftar wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas (hotspot) di Provinsi Sumatera Selatan. 

Berdasarkan pembaruan data BPBD Sumsel per Jumat, 10 Juli 2026 pukul 08.00 WIB, terdapat 58 titik hotspot yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, termasuk satu titik panas di Kota Prabumulih.

Meski jumlah hotspot di Prabumulih masih tergolong rendah dibandingkan daerah lain, kondisi tersebut menjadi sinyal agar seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah musim kemarau.

Data BPBD Sumsel menunjukkan Kabupaten OKU menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakni 13 titik, disusul OKU Timur 10 titik, Muara Enim 7 titik, Musi Banyuasin 5 titik, serta OKI dan Lahat masing-masing 4 titik.

BACA JUGA:Wagub Sumsel Pastikan Jembatan Bailey Muara Dua Prabumulih Jadi Prioritas, Pembangunan Segera Dipercepat

BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Wawako Tekankan Sinergi Lintas Instansi

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Sumatera Selatan, kondisi cuaca pada Jumat diperkirakan cerah berawan pada pagi hari dan berawan pada siang hingga sore. 

Pada malam hari terdapat potensi hujan ringan di sebagian wilayah Lahat dan Muara Enim, sementara angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 5–25 kilometer per jam.

BPBD Sumsel juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan karena sebagian besar wilayah Sumatera Selatan saat ini berada pada tingkat kemudahan terbakar yang sangat tinggi.

Hingga 9 Juli 2026, BPBD Sumsel mencatat telah terjadi 306 kejadian karhutla dengan indikasi luas lahan terbakar mencapai 305,39 hektare di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

Sementara itu, patroli udara dan darat terus digencarkan. Sebanyak lima titik karhutla ditemukan pada 9 Juli 2026, masing-masing berada di Kabupaten OKU, OKI, Kota Palembang, OKU Selatan, dan Kota Lubuklinggau. 

Proses pemadaman dilakukan secara terpadu melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, TNI, Polri, serta masyarakat.

BACA JUGA:Prabumulih Tuan Rumah Kejuaraan FKTI Sumsel 2026, Wadah Cetak Atlet Karate Berprestasi

BACA JUGA:Puspita Sugiartie Terpilih Aklamasi Pimpin KORMI Prabumulih, Siap Bangun Budaya Olahraga Masyarakat

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: