Sama-Sama Bikin Dada Tak Nyaman, Ini Perbedaan Nyeri GERD dan Penyakit Jantung
Perbedaan nyeri gerd dan sakit jantung--Foto: Freepik
PRABUMULIHPOS.CO - Nyeri di bagian dada tidak selalu berasal dari masalah jantung.
Kondisi seperti GERD atau penyakit asam lambung juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di area yang sama. Karena gejalanya sekilas menyerupai satu sama lain, sebagian orang mungkin kesulitan menentukan penyebabnya.
Pada GERD, keluhan umumnya berkaitan dengan naiknya cairan asam dari lambung menuju kerongkongan sehingga menimbulkan sensasi panas atau terbakar.
Sementara itu, nyeri dada yang berhubungan dengan gangguan jantung dapat terjadi ketika suplai darah dan oksigen ke otot jantung mengalami hambatan.
BACA JUGA:Jangan Salah! Ternyata Pohon Alpukat Bisa Berbuah Mulai Usia 2 Tahun
BACA JUGA:Jangan Sampai Anda Lewatkan, Ini 4 Tips Sehat Jaga Daya Tubuh Saat Malam Tahun Baru
Memperhatikan karakter nyeri, waktu kemunculan, lokasi, hingga gejala lain yang menyertainya dapat memberikan gambaran awal.
Namun, ciri-ciri tersebut tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk memastikan penyebab nyeri dada.
Karakter Sensasi yang Dirasakan
Salah satu hal yang dapat diperhatikan adalah bagaimana rasa sakit tersebut muncul.
Pada GERD, penderita biasanya merasakan panas atau sensasi terbakar di area belakang tulang dada.
Keluhan ini kerap muncul setelah makan, terutama setelah mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak atau jenis makanan tertentu yang dapat memicu naiknya asam lambung.
Sensasi tersebut terkadang disertai rasa asam atau pahit yang naik hingga ke mulut. Sebagian orang juga merasakan tenggorokan seperti mengganjal.
Keluhan dapat menjadi lebih terasa ketika berbaring, sementara posisi tubuh tegak terkadang membuatnya lebih nyaman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
