PALEMBANG Imam Akbar 20 wali asrama sekaligus oknum pengajar di Ponpes AT Kabupaten Ogan Ilir yang diamankan Unit 1 Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Sumsel karena kasus pencabulan terhadap santri Kamis 30 9 sore sempat bersumpah Imam Akbar bersikukuh tidak mengakui perbuatannya bahkan dirinya menyebut kasus yang dituduhkan kepada dirinya adalah fitnah Qadarullah demi Allah ini fitnah Nanti buktikan saja ucap Imam saat digiring tim penyidik menuju ruang pemeriksaan Subdit PPA Kamis sore Sementara Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan SIK melalui Wadir Ditreskrimum AKBP Tulus Sinaga SIK menegaskan pengungkapan tersangka Imam Akbar bagian dari pengembangan kasus pencabulan dengan tersangka Junaidi beberapa waktu lalu Muncul perkara baru dengan tersangka yang berbeda tapi locus delicti nya sama yakni masih berada di Ponpes yang sama terang Tulus didampingi Kasubdit PPA Kompol MAsnoni SIK kepada awak media Saat ini Tulus menyebut baru ada satu korban yang mengaku dicabuli tersangka Imam Akbar IM Imam Akbar oknum pengajar di Ponpes AT Ogan Ilir Sedangkan korbannya adalah santri yang belajar di Ponpes tersebut katanya Tersangka Imam Akbar dan tersangka Junaidi sama sama tenaga pengajar di Ponpes tersebut kedua tersangka diduga saling kenal Kedua tersangka ini melakukan perbuatan yang sama mencabuli muridnya tetapi korbannya berbeda Korban dari tersangka Imam Akbar sudah berkali kali Ada yang disodomi perbuatan asusila dan lainnya tambah Tulus Tersangka Imam saat melakukan aksi bejatnya diduga kuat mengancam korban sehingga terpaksa mengikuti keinginannya Kasus pencabulan dengan tersangka IM penyidik masih terus mendalami dan tidak menutup kemungkinan korbannya juga akan bertambah tutup Tulus Diketahui Unit 1 Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Sumsel kembali mengungkap pelaku kasus pedofilia di pondok pesantren Ponpes AT yang berada di Kabupaten Ogan Ilir OI Kamis 30 9 Imam Akbar 20 yang diamankan juga bekerja sebagai wali asrama sekaligus oknum pengajar di Ponpes yang sama dengan tersangka Junaidi dho
Ditangkap Polisi, Oknum Guru Pedofil Santri : Ini Fitnah!
Jumat 01-10-2021,07:05 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 19-06-2026,15:00 WIB
Tiga Kecamatan di Prabumulih Masuk Zona Rawan Karhutla, BPBD Siagakan Posko 24 Jam
Jumat 19-06-2026,16:47 WIB
Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Prabumulih Gelar Turnamen Tenis dan Salurkan Bansos
Jumat 19-06-2026,16:00 WIB
Honda EM1 e vs Yamaha E01, Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhan Harian?
Jumat 19-06-2026,14:00 WIB
Fitur Keamanan Honda EM1 e, Perlindungan Modern untuk Mobilitas Perkotaan Lebih Aman
Jumat 19-06-2026,15:49 WIB
Nobar Piala Dunia 2026 di Sidogede, Polres Prabumulih Pererat Silaturahmi dengan Warga
Terkini
Sabtu 20-06-2026,11:30 WIB
Kelebihan dan Kekurangan Yamaha Aerox 155, Motor Kencang dengan Karakter Sport
Sabtu 20-06-2026,10:30 WIB
Polrestabes Palembang Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Disabilitas di Kemuning
Sabtu 20-06-2026,10:00 WIB
Spesifikasi Yamaha Aerox 155, Mesin Bertenaga dengan Performa Kencang
Sabtu 20-06-2026,09:30 WIB
Jaringan Narkoba Besar di Sumsel Digagalkan, Ribuan Pil Ekstasi dan Sabu Disita
Sabtu 20-06-2026,08:30 WIB