BACA JUGA:Adu Gahar! Perbandingan Lengkap Nokia X300 Pro 5G vs Nokia X300 5G
BACA JUGA:Nokia Beam Max 2025, Smartphone 4K dengan Kamera 200MP dan Baterai Super Jumbo
Kelemahan & Kritik:
Meski inovatif, N-Gage tidak sempurna. Ponsel ini dikritik karena desain uniknya!
Untuk menelepon, pengguna harus memegang ponsel secara menyamping (dijuluki “taco phone” karena bentuknya).
Pengguna harus membuka bagian belakang untuk mengganti kartu game MMC, yang sangat merepotkan.
Versi Pembaruan: N-Gage QD
Pada tahun 2004, Nokia merilis N-Gage QD dengan desain yang lebih ergonomis dan mudah digunakan. Namun, sayangnya, kedua model tidak bisa menyaingi dominasi Game Boy Advance dan PlayStation Portable (PSP).
BACA JUGA:Xiaomi Pad 7s Pro Meluncur! Tablet Tipis, Kencang, dan Siap Goyang Pasar Flagship
BACA JUGA:Cuma Rp2 Jutaan! Nokia X700 Pro 5G Tampil Mewah Mirip iPhone
Warisan Nokia N-Gage
Meski gagal secara komersial, N-Gage adalah pelopor utama ponsel gaming modern. Tanpa N-Gage! kita mungkin tidak akan melihat lahirnya: seri ASUS ROG Phone, Lenovo Legion, atau RedMagic Nubia yang kini merajai pasar gaming mobile.
N-Gage juga membuka jalan bagi evolusi mobile gaming hingga menjadi industri bernilai miliaran dolar saat ini, dengan game seperti PUBG Mobile, Mobile Legends, hingga Genshin Impact yang sangat populer di perangkat Android dan iOS.
Fakta Menarik:
N-Gage mendukung multiplayer Bluetooth, yang sangat revolusioner pada zamannya.
Nokia sempat membuat platform digital game bernama "N-Gage 2.0" untuk ponsel Symbian di tahun 2008, namun gagal total.