Berbeda dengan lini ThinkPad dengan prosesor AMD Kraken Point, yang meski CPU maksimalnya “hanya” 8 core, justru menawarkan opsi layar OLED.
Akibatnya, laptop ThinkPad AMD dengan performa tertinggi saat ini tidak bisa dipadukan dengan layar premium Lenovo.
Strategi Produk, Bukan Kendala Teknis
Keputusan Lenovo ini memunculkan pertanyaan di kalangan pengguna.
Notebookcheck menekankan bahwa tidak ada masalah teknis yang membuat prosesor Strix Point tidak kompatibel dengan panel OLED.
Bahkan, saat pengguna memilih prosesor Strix Point, opsi layar OLED otomatis hilang dari menu konfigurasi.
BACA JUGA:Honor Tablet 10 Pro, Tablet Premium dengan Harga Bersahabat
BACA JUGA:Teclast Tbook 10S, Tablet Dual OS dengan Layar Tajam dan Baterai Tahan Lama
Hal ini menunjukkan bahwa pembatasan layar lebih didorong oleh strategi segmentasi produk, bukan keterbatasan teknologi.
Lenovo tampaknya sengaja membedakan pilihan prosesor dan layar agar pengguna performa tinggi harus menerima kompromi visual, sedangkan layar OLED hanya tersedia untuk prosesor AMD kelas menengah.
Belum Ada Info Resmi di Indonesia
Hingga kini, Lenovo belum merilis detail resmi mengenai ketersediaan ThinkPad Strix Point di Indonesia, termasuk harga, jadwal peluncuran, dan konfigurasi lokal.
Di beberapa negara, model ini lebih diarahkan ke segmen korporat dan enterprise, sehingga waktu rilis bisa berbeda-beda.
BACA JUGA:iPad Air vs iPad Pro 2026, Mana yang Paling Worth It?
BACA JUGA:Nokia X2 2026, Layar Mulus dan Performa Andal di Kelas Entry-Level
Bagi pengguna profesional di Indonesia yang menantikan laptop dengan CPU AMD tercepat sekaligus layar premium, keputusan ini berarti harus memilih: fokus pada performa tinggi atau kualitas visual terbaik, karena keduanya belum bisa diperoleh sekaligus di satu perangkat ThinkPad terbaru dari Lenovo.