Sementara itu, Ketua Pengurus DPLK BRI, Arie Sus Miyanti, menyampaikan bahwa layanan end-to-end DPLK BRI di BRImo memudahkan nasabah dalam merencanakan dana pensiun sejak pendaftaran, pembayaran iuran, pemantauan saldo, hingga pencairan manfaat pensiun.
“Semua dapat dilakukan dalam satu aplikasi, praktis, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital saat ini,” tambahnya.
BACA JUGA:22 Tahun di Bursa, Saham BBRI Melonjak Hingga 48 Kali dari Harga IPO
BACA JUGA:BRI Siapkan Rp21 Triliun untuk Transaksi Aman Selama Libur Nataru
Dalam empat tahun terakhir, DPLK BRI mencatat pertumbuhan tertinggi dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) 15,10%, di atas rata-rata industri sebesar 10,16%.
Assets Under Management (AUM) DPLK BRI pada Desember 2025 tercatat sebesar Rp30,63 triliun, meningkat Rp3,72 triliun dibandingkan Desember 2024.