Lima KWT di Prabumulih Utara Tetap Aktif, Dukung Ketahanan Pangan Keluarga
Lima KWT di Prabumulih Utara Tetap Aktif, Dukung Ketahanan Pangan Keluarga--Foto: Prabupos
PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Kelompok Wanita Tani (KWT) yang berada di Kecamatan Prabumulih Utara terus menunjukkan kontribusi nyata dalam memperkuat program ketahanan pangan di lingkungan masyarakat.
Dari tujuh kelurahan yang terdapat di kecamatan tersebut, saat ini tercatat lima KWT masih aktif melaksanakan berbagai kegiatan pertanian sekaligus program pemberdayaan warga.
Kelompok-kelompok ini tersebar di sejumlah wilayah, seperti Kelurahan Anak Petai, Kelurahan Wonosari, Kelurahan Mangga Besar, serta beberapa kelurahan lainnya di Prabumulih Utara.
Camat Prabumulih Utara, Afbrian Delvino SE, menyampaikan bahwa anggota KWT secara konsisten memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam beragam jenis tanaman yang bermanfaat bagi kebutuhan pangan.
BACA JUGA:Polres Prabumulih Tanam Jagung Bisi 18 di Lahan Warga, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
BACA JUGA:Bantu Korban Banjir Sumsel, PHR Zona 4 Distribusikan Ratusan Paket Sembako
“Mereka secara rutin melakukan penanaman serta mengelola lahan pekarangan yang ada,” ujar Afbrian ketika ditemui di Kantor Pemerintah Kota Prabumulih, Selasa (3/3).
Ia menjelaskan bahwa keberadaan KWT memiliki posisi penting dalam menjaga ketersediaan bahan pangan di tingkat masyarakat.
Melalui kegiatan ini, para anggota kelompok menanam berbagai jenis sayuran, tanaman pangan, hingga tanaman obat keluarga.
Hasil dari kegiatan bercocok tanam tersebut tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di rumah tangga, tetapi sebagian juga dijual sehingga dapat menambah pendapatan keluarga.
BACA JUGA:Produksi Minyak Limau Field Tembus 5.102 BOPD, PEP Zona 4 Catat Kenaikan Signifikan
BACA JUGA:Ramalan Shio 8 Maret 2026, Tikus Ini Bisa Menjadi Hari yang Penting Untuk Anda
“KWT yang aktif sangat membantu dalam menjaga ketahanan pangan. Hasil panennya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, bahkan sebagian dapat dijual untuk meningkatkan penghasilan keluarga,” jelasnya.
Di tengah kondisi ekonomi yang menantang serta harga kebutuhan pokok yang sering berubah, kegiatan menanam di pekarangan rumah menjadi salah satu solusi praktis bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
