PRABUMULIHPOS.CO - Tren penggunaan atap polycarbonate atau atap plastik transparan masih bertahan hingga 2026. Material ini semakin populer untuk kebutuhan kanopi, teras, carport hingga area semi-terbuka karena menawarkan pencahayaan alami dan tampilan modern.
Namun sebelum memutuskan memasang atap jenis ini, ada sejumlah aspek penting yang perlu diperhatikan, mulai dari harga, ketahanan terhadap cuaca ekstrem, hingga efisiensi dalam meredam panas dan suara.
Mengenal Atap Polycarbonate
Atap polycarbonate merupakan lembaran plastik berbahan polimer yang dikenal kuat, ringan, dan tembus cahaya. Produk ini tersedia dalam dua tipe utama, yakni solid (padat) dan twinwall (berongga).
Tipe solid memiliki tampilan menyerupai kaca bening dengan ketahanan benturan tinggi, sementara twinwall memiliki rongga udara di dalamnya yang membantu meningkatkan kemampuan insulasi panas.
BACA JUGA:Harga Atap uPVC 2026 Terbaru: Kelebihan, Kekurangan, dan Analisis Biaya Jangka Panjang
BACA JUGA:Jangan Sampai Salah! Ini Kesalahan Fatal dalam Pemasangan Kanopi
Harga Atap Polycarbonate Tahun 2026
Harga atap polycarbonate di pasaran Indonesia pada 2026 bervariasi tergantung jenis, ketebalan, dan kualitas pelindung UV. Berikut kisaran harga rata-rata:
- Polycarbonate gelombang 0,8 mm: Rp45.000 – Rp60.000 per meter persegi
- Twinwall 6–8 mm: Rp85.000 – Rp150.000 per meter persegi
- Solid 3–5 mm: Rp150.000 – Rp300.000 per meter persegi
- Solid premium 10–16 mm: Rp300.000 – Rp500.000 per meter persegi
Harga tersebut belum termasuk rangka dan biaya pemasangan.
Kelebihan Atap Polycarbonate
1. Pencahayaan Alami Maksimal
Material ini mampu meneruskan cahaya hingga sekitar 80–90 persen, sehingga membantu mengurangi penggunaan lampu di siang hari.
2. Bobot Ringan
Karena ringan, atap polycarbonate tidak membebani struktur bangunan. Hal ini membuatnya cocok dipadukan dengan rangka baja ringan, besi hollow, maupun kayu.