Atap Polycarbonate 2026: Tahan Cuaca Ekstrem, Tapi Bagaimana Soal Panas dan Suara?

Jumat 20-02-2026,15:00 WIB
Reporter : Ros Diana
Editor : Ros Diana

Ketahanan terhadap Cuaca Ekstrem

Secara umum, atap polycarbonate mampu bertahan dalam kondisi hujan deras, panas terik, serta perubahan suhu yang signifikan.

Namun daya tahannya sangat bergantung pada kualitas produk dan teknik pemasangan. Produk dengan lapisan UV berkualitas lebih tahan terhadap paparan matahari jangka panjang.

Efisiensi Peredaman Panas dan Suara

Dalam hal panas, tipe twinwall lebih baik dibandingkan tipe solid tipis karena memiliki rongga udara yang membantu menahan radiasi panas.

Meski demikian, atap ini tetap cenderung lebih panas dibanding genteng tanah liat atau beton jika digunakan sebagai atap utama rumah.

Untuk peredaman suara, material ini tergolong sedang. Penambahan lapisan insulasi atau plafon dapat membantu mengurangi kebisingan saat hujan.

BACA JUGA:Tren Pintu Pagar Dorong Lipat 2026: Praktis, Estetik, dan Hemat Ruang

BACA JUGA:Solusi Rumah Minimalis: Carport Multifungsi untuk Jemuran Praktis

Biaya Pemasangan dan Perawatan Jangka Panjang

Dari sisi pemasangan, biaya tenaga kerja relatif lebih efisien dibanding kaca karena materialnya ringan dan mudah dipotong.

Perawatan cukup sederhana, yakni membersihkan permukaan secara berkala menggunakan sabun ringan dan kain lembut. Hindari penggunaan sikat kasar agar tidak merusak permukaan.

Dengan perawatan baik, umur pakai atap polycarbonate berkisar antara 10 hingga 20 tahun, tergantung kualitas produk.

Atap polycarbonate tetap menjadi pilihan menarik di 2026 bagi pemilik rumah yang mengutamakan pencahayaan alami dan tampilan modern.

Namun sebelum memasang, penting mempertimbangkan kebutuhan insulasi panas, tingkat kebisingan, serta kualitas pemasangan agar investasi jangka panjang tetap optimal.

Kategori :