Asrama Ponpes Al Furqon Prabumulih Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

Minggu 15-03-2026,09:00 WIB
Reporter : Erna Nur
Editor : Ros Diana

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Musibah menimpa Pondok Pesantren Al Furqon di Kota Prabumulih.

Asrama putra yang terletak di Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) terbakar pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa ini membuat santri dan pengasuh panik ketika api cepat melahap bangunan asrama Utsman bin Affan.

Meski kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan fasilitas di kompleks pesantren yang beralamat di Jalan Raya Baturaja, Kelurahan Tanjung Rambang, tergolong parah.

Menurut informasi dari lapangan, api pertama kali terlihat oleh pengasuh pesantren Sangkot Saputra dan Ismunandar. Mereka menemukan asap tebal dan nyala api dari arah gedung asrama putra, lalu langsung berteriak meminta bantuan.

BACA JUGA:Safari Ramadan 1447 H, Pemkot Prabumulih Ajak Warga Makmurkan Masjid

BACA JUGA:Dapat Saldo DANA Rp339.000 Gratis! Begini Caranya Lewat Aplikasi Populer 2026

Santri dan warga sekitar pun segera datang untuk membantu. Bersama pengasuh, mereka berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat upaya awal tersebut gagal.

Tak lama setelah itu, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan mulai melakukan pemadaman bersama warga dan santri. Berkat kerja sama itu, api berhasil dikendalikan sebelum menyebar ke bangunan lain di kompleks pesantren.

Akibat kejadian ini, sejumlah fasilitas di dalam asrama habis terbakar. Data sementara menunjukkan sekitar 10 unit kipas angin, 24 lemari, dan 24 kasur milik santri ludes. Pihak pesantren memperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolres Prabumulih, Bobby Kusumawardhana, melalui Kasi Humas Bratanata, membenarkan peristiwa ini.

“Petugas dari Polsek dan Polres sudah mengecek lokasi kejadian,” kata Bratanata. Ia menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian material cukup besar.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih diselidiki. Dugaan awal api muncul akibat korsleting listrik di dalam asrama.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kota Prabumulih, Huswandi, menyampaikan laporan diterima sekitar pukul 10.30 WIB, dan tim langsung menuju lokasi untuk memadamkan api.

“Tidak ada korban jiwa, tetapi banyak kasur dan lemari yang terbakar. Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah,” ujar Huswandi.

Kategori :