Truk Masih Dominasi Jalintim, Pemudik Tetap Terjebak Macet Palembang–Betung
Truk Masih Dominasi Jalintim, Pemudik Tetap Terjebak Macet Palembang–Betung--Foto: Prabupos
SUMSEL, PRABUMULIHPOS.CO – Harapan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar kemacetan di ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung berkurang pada arus mudik Lebaran 1447 H/2026 tampaknya belum sepenuhnya terwujud.
Meskipun ruas Tol Palembang–Betung sudah dibuka secara fungsional untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas, kondisi jalan utama tersebut masih dipadati kendaraan sehingga kemacetan tetap terjadi.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (13/3), antrean kendaraan masih terlihat panjang di sejumlah titik. Salah satu faktor penyebabnya adalah banyaknya truk pengangkut barang yang masih melintas di jalur tersebut.
Padahal, sejak tanggal itu seharusnya sudah mulai diberlakukan pembatasan operasional bagi kendaraan angkutan barang bertonase besar. Pengecualian hanya diberikan kepada kendaraan yang membawa kebutuhan penting seperti bahan bakar minyak, uang, ternak, pupuk, serta bahan pokok.
BACA JUGA:Cara Praktis Dapat Saldo DANA Gratis 2026, Cuma Pakai HP!
BACA JUGA:Asrama Ponpes Al Furqon Prabumulih Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta
Selain itu, kendaraan yang mendapat izin khusus juga wajib memenuhi aturan mengenai dimensi dan kapasitas muatan serta membawa dokumen resmi pengiriman.
Namun kondisi di lapangan menunjukkan hal berbeda. Sejumlah kendaraan berat masih melintasi jalur tersebut sehingga membuat arus lalu lintas semakin padat.
“Macetnya sangat panjang,” kata Parman, pengendara mobil asal Jakarta yang sedang menuju kampung halaman. Ia mengaku berangkat lebih awal dengan harapan perjalanan lebih lancar karena adanya pembatasan truk.
“Harapannya jalan lebih sepi, tapi ternyata masih banyak truk lewat. Akhirnya tetap terjebak macet,” ujarnya.
BACA JUGA:Asrama Ponpes Al Furqon Prabumulih Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta
BACA JUGA:Wali Kota Prabumulih Tanam Jagung, Dorong Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan
Selain banyaknya truk, kemacetan juga dipicu oleh kendaraan berat yang mengalami kerusakan di jalan serta pertemuan arus kendaraan dari tol fungsional Keramasan–Musi Landas dengan arus kendaraan di Jalintim.
Irma, warga Betung, mengatakan kepadatan kendaraan sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Namun dalam dua hari terakhir situasinya menjadi jauh lebih parah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
