Tanam Kunyit dan Cempokak, Contoh Bercocok Tanam di Halaman Rumah

Senin 16-03-2026,09:00 WIB
Reporter : Erna Nur
Editor : Ros Diana

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Pemerintah terus mendorong program ketahanan pangan hingga tingkat kelurahan.

Kelurahan Muara Dua, yang berada di Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, memanfaatkan lahan sekitar kantor kelurahan untuk menanam berbagai jenis tanaman bermanfaat.

Upaya ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), inisiatif pemerintah yang bertujuan memperkuat kemandirian pangan masyarakat.

Di halaman kantor, beberapa tanaman telah dibudidayakan, termasuk kunyit dan cempokak, yang dapat digunakan sebagai bahan pangan maupun obat tradisional.

BACA JUGA:Baterai Monster 13.080mAh! Bocoran Honor X80 GT Bikin Penasaran

BACA JUGA:Safari Ramadan 1447 H, Pemkot Prabumulih Ajak Warga Makmurkan Masjid

Lurah Muara Dua, Adi Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah.

“Di halaman kantor saat ini sudah ada tanaman buah dan sayur. Kunyit bisa digunakan sebagai bumbu dapur sekaligus obat tradisional, sementara cempokak biasanya dijadikan ulam atau sambal,” ujar Adi, Selasa (10/3).

Selain itu, pihak kelurahan berencana menambah jenis tanaman lain, salah satunya cabai yang akan dibudidayakan menggunakan polybag.

“Kami berencana menanam cabai dalam waktu dekat, minimal di polybag, agar warga dapat melihat langsung contoh menanam kebutuhan dapur sendiri di rumah,” tambahnya.

Adi menekankan bahwa memanfaatkan lahan sempit untuk bercocok tanam adalah langkah sederhana, namun sangat bermanfaat dalam mendukung kebutuhan pangan keluarga.

Saat ini, Kelurahan Muara Dua memiliki satu kelompok wanita tani aktif, yaitu Kelompok Wanita Tani Merpati, yang selama ini membantu kegiatan pertanian skala rumah tangga.

Ke depan, pihak kelurahan berharap lebih banyak warga, terutama ibu rumah tangga, ikut bergabung dalam kelompok wanita tani atau setidaknya menanam sayuran dan tanaman dapur di halaman rumah mereka.

“Kami berharap semakin banyak warga membentuk kelompok wanita tani atau setidaknya memanfaatkan halaman rumah untuk menanam tanaman pangan,” pungkasnya.

Kategori :