PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Kabar baik bagi warga Kota Prabumulih yang akan menunaikan ibadah haji pada tahun 2026.
Sebanyak 170 calon jamaah haji (CJH) asal kota ini dipastikan akan berangkat ke Tanah Suci setelah seluruh data mereka tercatat resmi dalam manifest keberangkatan.
HM Dhafir, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Prabumulih, menyampaikan bahwa jumlah tersebut juga termasuk petugas pendamping yang akan mendampingi jamaah selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.
“Untuk tahun 2026, 170 calon jamaah haji dari Prabumulih sudah terdaftar dan masuk dalam manifest keberangkatan,” ujar Dhafir.
BACA JUGA:Truk Masih Dominasi Jalintim, Pemudik Tetap Terjebak Macet Palembang–Betung
BACA JUGA:Jaga Keamanan Bersama, Polisi dan Warga Gunung Ibul Timur Sepakat Aktifkan Poskamling
Dari total tersebut, terdapat satu pembimbing ibadah dan satu Petugas Haji Daerah (PHD) yang akan mendampingi jamaah mulai dari keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Ia menambahkan bahwa sebagian besar persiapan keberangkatan telah rampung, termasuk kegiatan manasik haji, pengurusan dokumen administrasi, serta kelengkapan dokumen perjalanan.
“Persiapan seperti manasik, administrasi, pembuatan paspor, foto, dan dokumen lainnya sudah selesai,” jelasnya.
Meski begitu, ada satu tahap yang masih menunggu jadwal, yaitu vaksin meningitis bagi seluruh calon jamaah haji. Vaksin ini menjadi syarat kesehatan wajib sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.
BACA JUGA:Dua Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Prabumulih Ditangkap, Tiga Lainnya Masih Diburu Polisi
BACA JUGA:Cara Praktis Dapat Saldo DANA Gratis 2026, Cuma Pakai HP!
Pihaknya masih menunggu jadwal resmi dari Dinas Kesehatan Kota Prabumulih terkait pelaksanaan vaksinasi tersebut.
“Biasanya vaksin meningitis dilakukan sekitar satu bulan sebelum keberangkatan, menyesuaikan jadwal dari dinas kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, pembagian kloter bagi jamaah asal Prabumulih telah ditetapkan. Tahun ini, mereka tergabung dalam Kloter 14 pada gelombang kedua keberangkatan.