Cegah Stunting dan Anak Lapar, Prabumulih Maksimalkan Program MBG

Kamis 30-04-2026,13:00 WIB
Reporter : Erna Nur
Editor : Ros Diana

PRABUMULIH, PRABUMULIHPOS.CO – Pemerintah Kota Prabumulih menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis dalam mencetak generasi berkualitas menuju visi Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Prabumulih tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, bersama jajaran Forkopimda, Rabu (29/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota menegaskan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bagi anak-anak, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berintegritas.

Menurutnya, cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya dapat terwujud apabila generasi saat ini dipersiapkan secara optimal, salah satunya melalui pemenuhan kebutuhan gizi sejak dini.

BACA JUGA:Disnaker Prabumulih Pulangkan PMI Nonprosedural dari Malaysia, Setelah Sempat Ditahan Setahun

BACA JUGA:Wali Kota Prabumulih Tegaskan OPD Harus Aktif Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi

Ia juga menargetkan agar tidak ada lagi siswa yang mengikuti proses belajar dalam kondisi lapar maupun mengalami stunting yang berpotensi menghambat perkembangan mereka. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan kerja sama dari seluruh pihak terkait.

Selain itu, Wali Kota menginstruksikan seluruh unsur Forkopimda dan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyelaraskan data penerima manfaat agar program ini tepat sasaran. Sasaran tersebut mencakup anak PAUD, siswa SD dan SMP, ibu hamil, hingga balita.

Ia menegaskan kembali bahwa MBG merupakan investasi besar bagi masa depan bangsa, sehingga pelaksanaannya tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah semata.

Dalam pelaksanaannya, TNI dan Polri diharapkan turut berperan dalam menjaga keamanan distribusi program. Sementara itu, pihak kejaksaan dan pengadilan diminta memastikan aspek akuntabilitas agar program berjalan secara transparan dan sesuai aturan.

BACA JUGA:Disnaker Prabumulih Pulangkan PMI Nonprosedural dari Malaysia, Setelah Sempat Ditahan Setahun

BACA JUGA:Wali Kota Prabumulih Tegaskan OPD Harus Aktif Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi

Pemerintah kota juga memberikan perhatian khusus terhadap kualitas makanan yang disalurkan. Dinas Kesehatan bertugas memastikan standar gizi serta kebersihan makanan terpenuhi, sedangkan Dinas Pendidikan bertanggung jawab mengawasi kelancaran distribusi hingga makanan diterima oleh para siswa.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari pejabat Pemkot Prabumulih, Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, hingga kepala desa se-Kota Prabumulih.

Kategori :